Breaking News:

Sport

Makam Maradona Dijaga 200.000 Polisi untuk Cegah Perampokan Jasad Sang Legenda

Sebanyak 200 ribu polisi akan menjaga permakaman di mana pesepak bola legenda Argentina dimakamkan.

Editor: M Syofri Kurniawan
net
Diego Maradona 

TRIBUNJATENG.COM, BUENOS AIRES - Makam Diego Maradona dijaga ketat.

Sebanyak 200 ribu polisi akan menjaga permakaman di mana pesepak bola legenda Argentina dimakamkan.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi 'perampok', lapor The Sun Selasa, (1/12/2020).

Baca juga: Eni: Bayangkan Saja, Siswi Belum Punya KTP tetapi Sudah Menjajakan Diri Secara online

Baca juga: Kisah di Luar Nalar Prajurit Kopassus, Tersesat 18 Hari di Hutan Papua Diikuti 3 Maklhuk Gaib

Baca juga: Pantas Hancur, Kecepatan Mobil Travel Kecelakaan di Tol Cipali Langgar Aturan, Segini Kecepatannya

Baca juga: Puluhan Pelajar SMP Jepara Tertular Corona di Sekolah, Ganjar: Tutup, Ora Sah Kesuwen

Peti mati dengan jasad mendiang legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona dibawa oleh keluarga dan teman-temannya di pemakaman Jardin Bella Vista, di provinsi Buenos Aires, pada 26 November 2020.(AFP/RONALDO SCHEMIDT)
Peti mati dengan jasad mendiang legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona dibawa oleh keluarga dan teman-temannya di pemakaman Jardin Bella Vista, di provinsi Buenos Aires, pada 26 November 2020.(AFP/RONALDO SCHEMIDT) (Kompas.com/Istimewa)

Para pejabat Argentina khawatir, penggemar fanatik Maradona akan bersekongkol menjarah kuburan Maradona untuk mengumpulkan 'kenang-kenangan' dari Superstar Piala Dunia itu.

Kementerian Keamanan Argentina mengatakan bahwa beberapa langkah ketat akan diberlakukan setidaknya selama satu minggu untuk mencegah insiden apapun di permakaman Bella Vista, pinggir ibu kota Buenos Aires.

Maradona, sosok legenda yang gol 'Hand of God'-nya membuat Inggris terdepak dari Piala Dunia 1986, meninggal pekan lalu dalam usia 60 tahun.

Maradona mengalami serangan jantung setelah menjalani operasi pengambilan darah beku di otaknya.

Pekan lalu, ribuan orang berduyun-duyun mengantre demi bisa melihat tubuh pahlawan nasional Argentina itu untuk terakhir kalinya.

Orang-orang menyembah Maradona

Upaya yang diusahakan oleh petugas polisi Argentina dikarenakan mereka khawatir peristiwa 1987 terulang, ketika 'perampok kuburan' merampok makam mantan presiden Argentina, Juan Peron.

Seorang narasumber anonim berkata dikutip The Sun, "Pihak berwenang tidak ingin ambil risiko.

Orang-orang menyembah Diego [Maradona] dengan cara yang sama dengan mereka mengagumi Peron dan ada ketakutan yang mendasar bahwa mungkin bisa jadi ada upaya pembobolan dan mengeluarkan bagian tubuh [Maradona]." (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "200.000 Polisi Jaga Makam Maradona untuk Hindari 'Perampokan' Jasad Legenda Argentina Itu"

Baca juga: Mischa Chandrawinata Kabur ke Bali Setelah Putus dari Jessica Mila, Alkohol Jadi Pelarian

Baca juga: Bagus Kahfi Minta Maaf ke Barito Putera Setelah Gagal Gabung FC Utrecht

Baca juga: Tiara Meninggal Sesaat Sebelum Akad Nikah, Kata Calon Suami Minum Racun, Ayahnya Sebut 2 Keanehan

Baca juga: Juru Parkir Klinik Prodia Semarang Tercebur Selokan, Tubuhnya Kejang, Sulit Bernafas

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved