Berita Semarang

Gelar Kampanye Akbar Virtual, Hendi-Ita Paparkan Program Lima Tahun ke Depan

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendi-Ita melakukan kampanye akbar virtual melalui zoom meeting.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
Tangkapan layar kampanye akbar virtual Hendi-Ita
Hendi-Ita memaparkan program lima tahun ke depan dalam kampanye akbar virtual melalui zoom meeting, Jumat (4/12/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) melakukan kampanye akbar virtual melalui zoom meeting, Jumat (4/12/2020).

Kampanye ini diikuti sekitar 25 ribu orang yang tersebar di sejumlah titik. Dalam kampanye tersebut, Hendi-Ita memaparkan sejumlah program yang telah dilakukan pada periode pertama dan menyampaikan visi dan misi lima tahun ke depan apabila kembali terpilih memimpin Kota Semarang.

Hendi mengatakan, pihaknya menyadari dalam lima tahun periode pertama masih banyak hal yang belum sempurna. Karena itu, Hendi-Ita berkomitmen untuk menjadikan Semarang semakin hebat berdasarkan pancasila dalam bingkai NKRI yang berbhineka tunggal ika sesuai visinya.

Ada lima misi yang disampaikan dalam kampanye akbar tersebut, yaitu peningkatan SDM, potensi ekonomi lokal, kebebasan dalam beribadah, infrastruktur yang berkualitas, serta reformasi birokrasi sesuai dengan nilai pancasila.

Pada periode ke dua, Hendi-Ita masih fokus pada pengembangan sektor wisata. Apalagi akibat pandemi Covid-19, sektor pariwisata mengalami kemunduran. Hendi sudah merencanakan dan menganggarkan pengembangan wisata lima tahun ke depan. Satu diantarnaya bus amphibi yang akan melewati rute-rute wisata. Pihaknya juga akan menyelesaikan peningkatan kawasan Kota Lama.

"Setelah zona Eropa, kami menyelesaikan Kampung Melayu, Kauman, dan Pecinanan. Mudah-mudahan bisa selesai lima tahun ke depan dan jadi daya tarik," ucap Hendi.

Dari segi infrasktruktur, Hendi-Ita berkomitmen membuka akses wilayah selatan dengan outer ring road. Ada tiga trase yang bakal sambungkan yaitu Tugu-Mijen, Mijen-Gunungpati, dan Gunungpati-Banyumanik. Dengan pembangunan infrastruktur tersebut, dia berharap, muncul aktivitas ekonomi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Semarang.

"Kami juga mendorong percepatan pembangunan tol sebagai tanggul laut. Semarang-Demak sedang berjalan akan disambung tol Semarang-Kendal menyisir Kota Semarang di arah utara yang berfungsi sebagai tanggul laut," paparnya.

Menurutnya, dalam lima tahun masa kepemimpinan Hendi-Ita periode pertama sudah banyak perubahan di Kota Semarang mulai dari infrastruktur yang semakin meningkat, area banjir berkurang, investasi meningkat, hingga indeks pembangunan manusia meningkat. Hal itu tak lepas dari adanya kanal-kanal komunikasi masyarakat yang kemudian segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Periode mendatang, Hendi menegaskan, akan tetap membuka kanal komunikasi masyarakat agar mereka tidak jauh dari jangkauan. Kanal komunikasi antara lain call center 112, lapor hendi 1708, media sosial Hendi.

"Kanal itu akan bsa membuat masyarakat mengadukan apa yang terjadi di lingkungan semisal jalan rusak, saluran macet agar semua bisa ditindaklanjuti pemerintah," katanya.

Lebih lanjut, Hendi menambahkan, konsep water front city akan dikembangkan melalui pembuatan embung di daerah atas, kolam retensi di wilayah bawah, pengembangan drainase, dan normalisasi sungai dalam rangka upaya penanganan banjir. Kemudian, penanganan wilayah kumuh juga akan dilanjutkan.
Pelayanan masyarakat di bidang kesehatan dan pendidikan juga akan semakin ditingkatkan.

"Beban hidup mulai dari melahirkan, penerbitan dokumen, imunisasi, vaksin, sekolah SD-SMP negeri gratis. 2019 beberapa sekolah swasta mulai gratis. Tahun depanakan ditingkatkan 80 sekolah swasta gratis. Ada beasiswa SMA dan kuliah dan fasilitas publik untuk belajar," rincinya.

Sementara itu, Ita menambahkan, pelayanan kesehatan akan ditingkatkan dengan layanan puskesmas 24 jam.

Sebagai upaya penanganan pasca pandemi Covid-19, Hendi-Ita memiliki program keterampilan tenaga kerja. Pihaknya menyiapkan pemuda Kota Semarang yang hebat yang memiliki keterampilan.

"Pandemi menimbulkan banyak masalah ekonomi yang berakibat menurunnya tingkat ekonomi masyarakat. Pada 2021, kami punya program peningatan pemeberdayaan ekonomi lokal," imbuhnya.

Hendi-Ita juga berkomitmen membantu pemasaran produk lokal dengan melakukan kemitraan usaha.

Tak hanya mengandalkan APBD maupun anggaran pusat, Ita menegaskan, Hendi-Ita akan melakukan optimimalisasi BUMD dan obligasi darah untuk memberikan penambahan program antara lain pembangunan PLTSA dan pembangunan transportasi trem atau LRT.

Menurut Ita, guna mewujudkan program-program tersebut tentu membutuhkan partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS pada 9 Desember dan memilih calon pemimpin lima tahun ke depan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved