Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Sebut Presiden Prancis sebagai Beban Negara, Erdogan Berharap Macron Segera Lengser

Presiden Erdogan menggambarkan Macron sebagai beban bagi Prancis yang mengalami masa-masa berbahaya.

Kompas.com/Istimewa
Dalam foto yang diambil pada 5 Januari 2018, Presiden Perancis Emmanuel Macron (kanan) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjalan selama konferensi pers di Champs Elysee di Paris.(AFP/POOL/LUDOVIC MARIN) 

TRIBUNJATENG.COM, ANKARA - Jumat (4/12/2020), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, dia berharap Prancis akan segera menyingkirkan Presiden Emmanuel Macron.

Presiden Erdogan menggambarkan Macron sebagai beban bagi Prancis yang mengalami masa-masa berbahaya.

“Macron membebani Perancis.

Baca juga: Kekayaan Nikita Mirzani Triliunan Rupiah, Uang Jajan Lolly Rp 500 Ribu per Hari

Baca juga: Kecelakaan di Jalur Wisata Cetho Karanganyar, Pengendara Motor Terpental Ke Perkebunan

Baca juga: KH Syaroni Khotib Sholat Jumat Meninggal Saat Salat di Masjid Gresik, Tak Ada Tanda Sakit

Baca juga: Selebgram Salma el Shimy Ditangkap karena Berpakaian Tak Sopan di Depan Piramida Mesir

Macron dan Perancis sebenarnya sedang mengalami periode yang sangat berbahaya," ujar Erdogan sebagaimana yang dilansir dari Al Jazeera pada Jumat (4/12/2020).

"Harapan saya adalah Perancis menyingkirkan masalah Macron secepat mungkin," kata Erdogan kepada wartawan di Istanbul setelah shalat Jumat.

Hubungan antara Turki dan Perancis secara khusus sedang tegang dalam beberapa bulan terakhir, karena perbedaan kebijakan di Suriah dan penerbitan karikatur Nabi Muhammad di Perancis.

Pada Oktober, Macron mengatakan Islam adalah agama yang "dalam krisis" secara global.

Kemudian, oleh Erdogan pernyataan itu dibalas dengan seruan kepada Muslim di seluruh dunia untuk memboikot produk Prancis.

Pada bulan yang sama, Erdogan mengatakan pemimpin Prancis tersebut membutuhkan "pemeriksaan kesehatan mental" atas sikapnya terhadap Muslim.

Ankara dan Paris juga saling lempar tuduhan tentang peran mereka dalam konflik Nagorno-Karabakh dan bentrokan pada krisis Libya serta konflik antara Yunani dan Turki tentang hak eksplorasi Mediterania Timur. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Erdogan Sebut Macron Hanya Beban Negara dan Berharap Segera Lengser "

Baca juga: Laura Basuki Raih Penghargaan Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2020: Aku Merinding

Baca juga: Video Tanggapan Sandiaga Uno Soal Peluang Jadi Menteri KKP

Baca juga: Donny Gahral Sebut Habib Rizieq Tak Selevel Dialog dengan Jokowi, Refly Harun: Sangat Merendahkan

Baca juga: BREAKING NEWS: Sedang Wudu, Satu Warga Tertimbun Tanah Longsor di Tawangmangu Karanganyar

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved