Breaking News:

Pilwakot Semarang 2020

Masa Kampanye Pilwakot Semarang 2020 Berakhir, Bawaslu Tertibkan APK Paslon

Masa kampanye Pilwakot Semarang 2020 yang berjalan selama 71 hari telah berakhir. Saat ini, tahapan Pilwakot Semarang memasuki masa tenang selama tiga

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
IST
Bawaslu Kota Semarang bersama tim penertiban dari Pemerintah Kota Semarang melakukan penertiban APK pada hari pertama masa kampanye, Minggu (6/12/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Masa kampanye Pilwakot Semarang 2020 yang berjalan selama 71 hari telah berakhir. Saat ini, tahapan Pilwakot Semarang memasuki masa tenang selama tiga hari mulai Minggu (6/12/2020) hingga Selasa (8/12/2020).

Selama masa tenang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang bersama tim penertiban dari delapan instansi Pemerintah Kota Semarang melakukan penertiban alat peraga kampanye.

Tim menyisir ke sejumlah titik yang dibagi menjadi empat tim yakni tim barat, timur, selatan, dan utara.

Baca juga: Kata Koordinator Aksi Massa Pengepung Rumah Mahfud MD: Bukan Tanggungjawab Saya

Baca juga: Kecelakaan di Tanjakan Gombel Semarang, Pengemudi Mengaku Akan Antar Penumpang Ke Bandungan

Baca juga: Ikatan Cinta Makin Greget, Postingan Rendy Soal Misi Selanjutnya dari Aldebaran Curi Perhatian

Baca juga: Mahfud MD Ungkap Pesan Jokowi Jelang Rizieq Shihab Pulang hingga Telepon Doni Monardo

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Muhammad Amin, Bawaslu telah mengirim surat imbauan sebagaimana diatur dalam aturan KPU.

Pihaknya mengimbau kepada tim paslon dan tim sukses untuk menertibkan secara mandiri selama masa tenang.

"Melalui surat, kami sudah mengimbau bahwa masa tenang semua alat peraga baik fasilitas maupun yang dicetak sendiri wajib dilepas," tegas Amin.

Dari hasil penertiban APK pada hari pertama masa tenang, Amin menyebutkan, Bawaslu dan tim penertiban telah menurunkan 145 APK. Rinciannya, 27 baliho, 27 spanduk, 27 umbul-umbul, 64 bendera partai pengusul.

"Masa tenang APK harus bersih di semua wilayah Semarang, begitu juga di lokasi-lokasi dimana akan digunakan sebagai lokasi tempat pemungutan suara (TPS) 9 Desember besok," ujarnya.

Penertiban masa tenang juga melibatkan jajaran Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan hingga Pengawas TPS dengan stake holder tingkat kecamatan.

Amin menyebut, ada 3.447 personil pengawas TPS yang turut melalukan penertiban dan menyisir lokasi sekitar TPS secara bertahap.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved