Breaking News:

Rata-rata Transaksi Harian Pasar Saham Meroket 32%

Rata-rata nilai transaksi harian BEI meningkat 32,26 persen atau menjadi Rp 19,68 triliun dari Rp 14,88 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Karyawan melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, baru-baru ini. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Selama periode 30 November hingga 4 Desember 2020, pasar modal Indonesia mencatatkan pergerakan data perdagangan yang mayoritas ditutup positif pada akhir pekan ini.

Peningkatan tertinggi selama sepekan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian yang meningkat sebesar 32,26 persen atau menjadi Rp 19,68 triliun dari Rp 14,88 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

"Peningkatan turut dialami oleh rata-rata frekuensi harian selama sepekan sebesar 9,36 persen menjadi 1,27 juta kali transaksi dibandingkan dengan 1,16 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya," ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, Minggu (6/12).

Menurut dia, data kapitalisasi pasar bursa pada pekan ini mencatat kenaikan 0,55 persen menjadi Rp 6.758,21 triliun dari Rp 6.720,94 triliun pada pekan lalu. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepekan lalu juga mengalami peningkatan 0,47 persen, dan berada pada level 5.810,48 dari posisi 5.783,33 pada penutupan pekan lalu.

Di sisi lain, Yulianto menuturkan, rata-rata volume transaksi mengalami penurunan sebesar 6,34 persen menjadi 27,390 miliar saham dari 29,245 miliar saham pada pekan lalu. 

"Investor asing pada akhir pekan lalu mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 84,48 miliar. Sementara, sepanjang 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp 44,51 triliun," jelasnya.

Adapun, data BEI mencatat, aktivitas perdagangan kian menunjukkan perbaikan. Hal itu tercermin dari kenaikan IHSG yang mencapai level 5.612,42 pada 30 November 2020. Tak hanya itu, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) pada November 2020 mengalami peningkatan menjadi Rp 12,9 triliun/hari.

Bahkan, pada perdagangan Senin (30/11) lalu, nilai transaksi harian di bursa mencapai Rp 32,8 triliun dengan total frekuensi 1.68 juta kali.

Nilai ini merupakan nilai transaksi harian tertinggi yang pernah tercatat sepanjang sejarah transaksi di BEI.

Di tengah pandemi covid-19 yang membayangi pergerakan IHSG, investor ritel juga meningkat.

BEI mencatat, sepanjang Januari hingga Oktober 2020 investor ritel mendominasi total trading value hingga 44,3 persen, disusul investor institusi domestik 21,7 persen, dan investor institusi asing 34 persen.

Melihat angka itu, Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi menyimpulkan, sepanjang 2020 ini investor domestik cenderung mendominasi perdagangan di bursa hingga lebih dari 60 persen.

Tekanan jual dari investor asing diserap investor domestik, khususnya investor ritel.

"Bahwasanya ini memang tahun kebangkitan untuk (investor-Red) ritel kita," ungkapnya, dalam Media Gathering Pasar Modal 2020, yang digelar secara semi virtual, Selasa (1/12). (Tribunnews/Kontan.co.id)

Editor: Vito
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved