Pilkada Kabupaten Pekalongan 2020

Amankan Pemungutan Suara di Pilkada Kabupaten Pekalongan, 614 Polisi Mulai Diterjunkan ke Desa-desa

Sebanyak 614 personel dari Polres Pekalongan disiagakan untuk mengamankan Pilkada tahun 2020, di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebanyak 614 personel dari Polres Pekalongan disiagakan untuk mengamankan Pilkada tahun 2020, di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Hal tersebut diungkapkan, Kapolres Pekalongan AKBP Darno usai menggelar apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Tahun 2020 di Lapangan Mapolres setempat.

Kapolres Pekalongan AKBP Darno mengatakan berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Pekalongan ada 720.654 pemilih, sedangkan TPS ada 2.163 TPS.

Baca juga: Cara Cerdik TNI di Tulunggagung Ungkap Siapa Maling Emas Milik Ibunya di Pasar

Baca juga: Johanes Mengaku Tidak Mengenal Pengumandang Adzan Jihad di Tegal

Baca juga: Istri Juliari Batubara Sempat Ngambek saat Tahu Suaminya Jadi Mensos, Sampai Berat Badan Turun

Baca juga: JK Blak-blakan Alasan Dukung Anies di Pilgub DKI Bukan Ahok, Mengaku Semua Demi Jokowi

"Dalam masa tenang dan pemungutan suara, Polres Pekalongan melibatkan 614 personel yang terdiri dari 449 personel dari Polres Pekalongan, 30 personel dari Polda Jateng, 30 personel dari Polres Banjarnegara, 30 personel dari Polres Cilacap, 50 personel dari Polres Batang, dan 25 personel dari Sat Brimob Polda Jateng," kata Kapolres Pekalongan AKBP Darno kepada Tribunjateng.com, Senin (7/12/2020).

Selain itu juga Polres Pekalongan mendapat back-up dari Kodim 0710 Pekalongan sejumlah 400 personil TNI dan dibantu oleh linmas sebanyak 4.326 personel.

"Kami juga menekankan kepada anggota yang bertugas mengamankan di TPS, tidak membawa senjata api. Personel yang membawa senjata hanya brimob," imbuhnya.

Pihaknya menekankan kepada anggota yang bertugas harus sehat agar aman dalam melaksanakan tugasnya.

Kemudian, dalam pengamanan kali ini personel juga akan melayani pasien Covid-19 yang isolasi mandiri.

"Kami dengan KPU telah mengkoordinasikan sehingga pasien isolasi mandiri tidak kehilangan hak pilih," tandasnya.

AKBP Darno menambahkan, dalam pelaksanaannya bagi yang isolasi mandiri petugas menggunakan baju hasmat (APD) sehingga mereka akan memberikan hak pilihnya di tempat isolasi mandiri. (Dro)

Baca juga: BPBD Kota Semarang Mulai Lakukan Penyemprotan Disinfektan di TPS

Baca juga: Bupati Cilacap Tatto Suwarto Positif Covid-19, Sejumlah Pejabat Jalani WFH, Sekda: Saya Satu Meja

Baca juga: Bawaslu Kabupaten Semarang Tertibkan 8.534 APK Selama Masa Tenang Kampanye Pilkada

Baca juga: KCC Glass Korea Mantapkan Diri Tanam Modal di Kawasan Industri Terpadu Batang

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved