Breaking News:

Berita Batang

Industri Otomotif Dapat Alokasi Lahan Terbesar dalam Pembanguan KIT Batang

Pembanguan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang klaster I seluas 3.100 hektar dadi total luasan 4.300 hektar direncanakan rampung dan bisa ditempati

Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sejumlah alat berat tengah digunakan untuk menyelesaikan pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pembanguan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang klaster I seluas 3.100 hektar dadi total luasan 4.300 hektar direncanakan rampung dan bisa ditempati tenant 2022 mendatang. 

Hingga kini seluas 450 hektar sudah diselesaikan dan siap ditempati tahun mendatang oleh investor. 

Dari data Kemenko Bidang Perekonomian, Klaster I akan disiapkan untuk 5 bidang industri. 

Selain otomotif, tekstil, kimia, dan makanan serta minuman, akan ada lahan untuk industri Information and Communication Technology (ICT) dan elektronik. 

Dijelaskan Arfan, Wakil Direktur Teknik Konsorsium Pembangunan KIT Batang, saat menyambut kedatangan KCC Glass Korea, di gedung pertemuan KIT Batang, lima bidang tersebut sudah ada dalam masterplan pembangunan KIT Batang

"Dari total 3.100 hektar, otomotif akan menempati 38 persen atau 592 hektar, sedangkan tekstil 20 persen atau 309 hektar lebih," jelasnya, Senin (7/12/2020).

Dilanjutkannya, untuk industri kimia akan disiapkan lahan mencapai 262 hektar atau 17 persen dari total luasan klaster I. 

"Untuk makanan dan minuman 149 hektar lebih, sedangkan ICT dan elektronik mencapai 241 hektar atau 16 persen dari luasan lahan," ujarnya. 

Ia menambahkan, dalam pembanguan fase pertama seluas 450 hektar ada 12 pengerjaan infrastruktur yang dikerjakan langsung oleh Kemenhub, KemenPUPR, Jasa Marga Semarang-Batang, PLN, PT KAI dan Konsorsium KIT Batang

"Pembangunan fase pertama KIT yang menggunakan lahan mencapai 450 hektar, meliputi industrial towship, inovation township dan resort township," tambahnya. (bud) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved