Breaking News:

Liga 1

8 Desember 2019 PSIS Lakoni Laga Hidup Mati, Liluk Kenang Momentum hingga Bonus untuk Pemain

Pada 8 Desember 2019 silam menjadi salah satu pertandingan dengan kemenangan terbesar yang diraih PSIS Semarang.

Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Starting Line Up PSIS Semarang saat membungkam Arema FC 5-1 dalam laga lanjutan Liga 1 2019 pekan ke 31 di Stasion Moch Soebroto, Magelang. Laga tersebut merupakan salah satu laga bersejarah PSIS sejak kembali ke kasta tertinggi sepakbola nasional pada 2018 silam 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pada 8 Desember 2019 silam menjadi salah satu pertandingan dengan kemenangan terbesar yang diraih PSIS Semarang selama kembali promosi ke Liga 1 pada musim 2018 silam.

Sejarah yang dicatat tak tanggung-tanggung, PSIS kala itu menjamu Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 pekan ke 31.

Skuad yang dibesut pelatih kawakan Bambang Nurdiansyah waktu itu menang besar dengan skor akhir 5-1.

Gol-gol PSIS lahir dari dua gol Septian David Maulana, dan masing-masing satu gol oleh Hari Nur Yulianto, Bruno Silva, dan Komarodin.

Pertandingan kontra Arema FC saat itu memang merupakan partai krusial buat PSIS. Mereka mengejar target tiga poin untuk mengamankan posisi dari ancaman degradasi. Hitung-hitungannya, jika PSIS sukses membungkam Arema, maka posisi PSIS akan lolos dari ancaman degradasi.

"Ya lawan Arema tahun lalu memang kita dalam kondisi krusial. Kami butuh poin untuk bisa menjauhlah dari zona degradasi. Dan itu dibuktikan teman-teman pemain. Syukur alhamdulillah kita bisa menjauh dari zona degradasi," kata General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto mengenang momen kemenangan PSIS kala itu kepada Tribun Jateng, Selasa (8/12).

Pada saat itu, poin PSIS bertambah menjadi 40 poin. Setelah menang atas Arema FC, diharapkan tim kebanggan masyarakat Jawa Tengah tersebut tidak kewalahan mengamankan posisi dari ancaman degradasi dalam tiga partai terakhir menghadapi Semen Padang FC, Madura United, dan Bhayangkara FC.

"Karena itu poin yang sangat kami butuhkan. Itu satu momen yang kami butuhkan untuk menang biar pertandingan-pertandingan terakhir kami tidak tegang," kata Liluk.

Kemenangan telak 5-1 atas Arema FC memang diluar dugaan. Pada pertemuan pertama di Stadion Kanjuruhan, Malang, kedua tim bermain imbang 1-1.

Lantas, bagaimana memotivasi pemain sehingga berhasil tampil gila-gilaan?.

"Motivasinya kami pesan ke pemain bahwa ini pertandingan sangat menentukan. Ini walaupun pertandingan menentukan kalian tidak boleh lengah. Artinya jangan tegang. Rileks karena ini partai menentukan," kata Liluk.

Tapi, lebih dari pada itu manajemen Mahesa Jenar rupanya sudah menyiapkan bonus dengan nilai cukup fantastis, agar Safrudin Tahar cs diharapkan tampil all out dihadapan ribuan pendukung.

"Dan waktu itu juga dari CEO memberikan motivasi dengan bonus yang cukup besar. Nominalnya tidak bisa saya sebutkan. Tapi itu termasuk salah satu pertandingan yang bonusnya terbesar," ungkap Liluk. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved