Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Masa Tenang, Bawaslu Kab Semarang Gencarkan Patroli Anti Politik Uang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang menggencarkan patroli pengawasan anti politik uang

Istimewa
Poster berisikan ajakan menolak politik uang yang diunggah ke media sosial Bawaslu Kabupaten Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Memasuki masa tenang Pilkada Serentak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang menggencarkan patroli pengawasan anti politik uang.

Koordinator Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Semarang Syahrul Munir mengatakan pengawasan potensi adanya praktik politik uang pada masa tenang mengacu PKPU nomor 11 tahun 2020 yang mengatur tentang kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

“Atas dasar itu kami beserta jajaran pengawas pada tingkatan kecamatan dan desa serta pengawas TPS melakukan pengawasan anti politik uang terhitung mulai 6 sampai 8 Desember 2020,” terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Selasa (8/12/2020)

Menurut Munir, selain melakukan monitoring langsung ke lapangan dengan melihat persiapan sejumlah TPS. Bawaslu, dalam masa tenang ini menggunggah himbauan melalui akun media sosial baik Facebook, Instagram, Twitter, dan Whatshapp terkait edukasi politik uang.

Ia menambahkan, patroli politik uang sendiri dilakukan secara serentak oleh Bawaslu pada tingkat Kabupaten/Kota kemudian diikuti jajaran Panwas Kecamatan, Desa/Kelurahan, dan pengawas TPS mulai pukul 08.00-19.00 WIB.

“Termasuk kami juga melakukan patroli di media sosial. Tujuannya memastikan tidak terjadi pelanggaran di masa tenang patroli ini akan kami lakukan sampai Rabu 9 Desember 2020 pagi,” katanya

Munir menyatakan, pelanggaran masa tenang yang turut diawasi adalah adanya kampanye oleh pihak tertentu. Kemudian pemasangan APK dan penyebaran bahan kampanye. 

Selebihnya mewaspadai praktik politik dan ketidaknetralan penyelenggara negara baik itu ASN, pejabat daerah seperti Kades maupun perangkat desa.

"Pada masa tenang ini Bawaslu juga turut mengawal dan memastikan distribusi logistik sampai tingkat TPS. Memastikan setiap pemilih mendapatkan C-Pemberitahuan atau undangan mencoblos," ujarnya. (ris) 

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved