Pilwakot Semarang 2020

TPS 07 Sambirejo Semarang Usung Konsep Unik Pernikahan Ngunduh Pemilu

Menggelar pesta demokrasi di tengah pandemi Covid-19 tidak menyurutkan para penyelenggara untuk berkreativitas dalam menciptakan TPS unik

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
Warga dari RT 02/RW 04 Kelurahan Sambirejo, Gayamsari Kota Semarang sedang bergotong royong menyiapkan tempat pemilihan umum Walikota dan Wakil Walikota Semarang di TPS 07 berkonsep "Ngunduh Pemilu 2020", Selasa (08/12/20). Warga Kelurahan Sambirejo Kota Semarang siap merayakan pesta demokrasi tahun 2020 dengan aman. Untuk mencegah penularan Covid 19 semua panitia wajib mengikuti rapid sebelum pilkada 9 Desember 2020. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Akbar menyebutkan, ada 266 pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Warga dan panita lainnya sudah siap mengarahkan pemilih agar tidak bergerombol.

"Misalnya setelah makan tidak boleh ngerumpi dulu, langsung pulang," tegasnya.

Penggagas konsep sekaligus ketua LPMK Kelurahan Sambirejo, Atmadji menjelaskan, ide ini muncul saat pertemuan RT menjelang Pilwakot.

Warga sepakat untuk ikut menyukseskan penyelenggaraan Pilkada dengan partisipasi masyarakat yang tinggi.

"Kita sengkuyung bareng, bagaimana caranya agar DPT bisa datang semua. Jadi konsepnya dibikin kayak orang mantu," katanya.

Alur pencoblosan, papar dia, pemilih datang wajib mencuci tangan sebelum masuk ke TPS dan cek suhu tubuh.

Jika di bawah 37,3 derajat, mereka dipersilahkan masuk dan menunggu antrean di kursi putih yang telah diberi jarak.

"Jika sudah, nyoblos kami persilahkan makan.

Ada bakso, soto, bubur, sate dan makanan kecil.

Sesuai imbauan, tidak boleh mengajak anak kecil," jelasnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved