Berita Batang
Azila Masih Terbayang Ganasnya Api Yang Melalap Rumahnya, Buku dan Semua Mainan Ludes
Azila beruntung, sebelum api mengahuskan kamarnya, ia langsung digendong oleh saudaranya, dan dibawa keluar dari rumahnya
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Azila Mirdani (7) bocah perempuan berambut sebahu hanya bisa menatap sisa barang yang berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Meski insiden kebakaran di Desa Adinuso Kecamatan Reban, Kabupaten Batang itu sudah sepekan lalu, namun ingatan Azila masih merekam ganasnya api yang melalap rumah yang ia tinggali.
Diketahui insiden kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (3/12) lalu menjelang subuh, dan menghanguskan dua rumah, di mana satu di antara rumah tersebut ditinggali Azila.
Baca juga: Melisha Indonesian Idol Meninggal, Melitha Saudara Kembarnya: How Am I Supposed to Live Without You
Baca juga: Promo Pilkada Store di Semarang, Tinggal Tunjukkan Jari Bertinta Ungu
Baca juga: Seorang Polwan Tembak Dirinya Setelah Video Syur Disebar Mantan Pacar, Tinggalkan Pesan
Baca juga: Ibu Hamil 7 Bulan Dibunuh Lalu Dikubur di Bawah Pondasi, Datangi Suami Lewat Mimpi: Dia Kedinginan
Pada saat insiden tersebut terjadi, Azila tengah tertidur di lantai dua rumahnya, ia terbangun lantaran mendengar teriakan dari warga.
Usai terbangun ia mengaku kebingungan karena melihat api yang melalap sebagian rumahnya.
Azila beruntung, sebelum api mengahuskan kamarnya, ia langsung digendong oleh saudaranya, dan dibawa keluar dari rumahnya.
"Saya digendong mbak Fina, dan dibawa keluar dari rumah," jelasnya kepada Tribunjateng.com, saat ditemui di tempat saudara Azila di Desa Adinuso, Rabu (10/12/2020).
Dia menuturkan, hanya sepeda kesayangannya yang bisa diselamatkan.
"Sepeda saya masih bisa dibawa, tapi mainan dan buku saya habis terbakar," paparnya.
Azila merupakan anak terakhir dari Ahmad Sholikin pemilik satu dari rumah yang terbakar pekan lalu.
Sementara itu Bupati Batang Wihaji, yang berkunjung ke lokasi kejadian menuturkan, Pemkab hadir untuk membantu masyarakat.
"Di musim penghujan ini ada dua insiden kebakaran, selain di Desa Adinuso, Pabrik Teh Dandang juga terbakar. Untuk itu kami instruksikan Damkar siaga," imbuhnya.
Ditambahkannya, untuk bantuan sementara sudah diberikan, ke depan Pemkab akan memikirkan penanganan lebih lanjut.
"Nanti akan kami koordinasikan, dan melihat kondisi perekonomi pemilik rumah. Kalau memang butuh akan kami masukan dalam RTLH," tambahnya. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/azila-mirdani-kiri-saat-ditemui-tribunjateng-rabu-9122020.jpg)