Breaking News:

Ketaatan Protokol Kesehatan pada Pilkada Serentak 2020 Capai 92%

Ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan di hari pemungutan suara Pilkada serentak 2020 mencapai sekitar 92 persen.

Istimewa
Suasana TPS di Rumah Dinas Wali Kota Semarang bagi pasien Covid-19, Rabu (9/12/2020).  

TRIBUNJATENG.COM,  JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyatakan, ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan di hari pemungutan suara Pilkada serentak 2020 mencapai sekitar 92 persen.

Menurut dia, persentase penerapan protokol kesehatan itu berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Yang saya lihat rata-rata sudah di atas 92 persen ketaatan terhadap protokol covid-19 yang disampaikan oleh BNPB. Saya kira itu supaya dipertahankan, kalau perlu terus ditingkatkan," ujarnya, dalam konferensi pers di BNPB, Jakarta, Rabu (9/12).

Mahfud mengaku gembira dengan tingginya kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di hari pemungutan suara.

Sebab, pemerintah sebelumnya mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak karena tetap memutuskan menggelar pilkada di tengah pandemi covid-19, di mana keputusan itu dinilai berpotensi akan menciptakan klaster baru covid-19.

Akan tetapi, menurut dia, data kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan tersebut menunjukkan tidak ada bedanya antara daerah yang menggelar pilkada dan non-pilkada.

"Bahkan di beberapa daerah yang tidak ada pilkada itu justru serangan covid-19 juga besar. Memang di daerah-daerah yang ada pilkada perkembangan terinfeksi besar juga," ujarnya.

Seperti diketahui, pilkada 2020 digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Mahfud pun menekankan supaya kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dapat dipertahankan, bahkan jika perlu terus ditingkatkan.

"Kita sudah membuktikan kepada orang-orang yang dulu pesimis, bahwa enggak juga terjadi apa-apa (infeksi covid-Red) yang lebih parah dibandingkan dengan tidak ada pilkada. Kita sudah buktikan, bahwa ini biasa-biasa saja," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Vito
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved