Breaking News:

Penanganan Corona

Masih Zona Merah, Penutupan Tempat Wisata di Banyumas Kemungkinan Akan Diperpanjang Lagi Satu Pekan

Bupati Banyumas, Achmad Husein, berencana akan memperpanjang lagi penutupan tempat wisata satu minggu lagi.

TRIBUN BANYUMAS/Permata Putra Sejati
Seorang pengunjung hendak masuk ke Taman Balai Kemambang Purwokerto tapi masih tutup, pada Rabu (9/12/2020). TRIBUN BANYUMAS/Permata Putra Sejati 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sejak akhir November hingga 10 Desember 2020, Pemkab Banyumas menutup tempat wisata untuk mencegah peningkatan kasus positif Covid-19. 

Namun, karena masib berstatus zona merah Covid-19, penutupan sejumlah tempat wisata sepertinya akan kembali diperpanjang sampai waktu yang belum ditentukan.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, berencana akan memperpanjang lagi penutupan tempat wisata selama satu minggu.

Baca juga: Jusuf Kalla Singgung Orang Terkaya di Negeri Ini Berbisnis Rokok: Saya Ikut Bersalah

Baca juga: Ratusan Orang di Jalan Terperangah Lihat Dua Sejoli Berhubungan Badan di Depan Jendela Hotel

Baca juga: Akui Dukung Anies Baswedan, Jusuf Kalla: Kalau Ahok Menang Pilkada DKI, Akibatnya ke Pak Jokowi

Baca juga: Cerita Arul Tukang Parkir Rest Area Tol Soal Penembakan Pengikut Habib Rizieq FPI

"Kemungkinan diperpanjang lagi satu pekan.

Setelah itu baru kita evaluasi dan kemungkinan bisa dibuka dengan pengetatan protokol kesehatan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (9/12/2020).

Meskipun penutupan tempat wisata di Banyumas diperpanjang, tapi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun ini sudah terpenuhi.

Diberitakan sebelumnya jika saat ini perolehan PAD dari sektor pariwisata sudah mencapai Rp 3,6 miliar dari target Rp 3,2 miliar.

Kepala Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, sejak pertengahan Maret 2020, seluruh tempat wisata di Kabupaten Banyumas ditutup yang mengakibatkan tidak adanya pemasukan sama sekali.

Sampai pada Juni, tempat wisata di bawah pengelolaan Pemkab Banyumas baru mulai dibuka kembali dengan memberlakukan pembatasan jumlah kunjungan wisatawan.

Sayangnya baru 4 bulan beroperasi, enam objek wisata yang dikelola Dinporabudpar kembali harus ditutup pada minggu terakhir November lalu hingga 10 Desember dengan alasan kembali masuk zona merah.

Enam objek wisata yang ditutup yaitu Lokawisata Baturaden, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan (TRAP), Balai Kemambang, Pemandian Tirta Husada Kalibacin Kecamatan Rawalo, Museum Wayang di Kecamatan Banyumas dan Museum Pangsar Soedirman di Purwokerto.

Sementara itu tempat wisata yang dikelola swasta masih diperbolehkan untuk beroperasi dengan syarat penerapan protokol kesehatan yang ketat. (Tribunbanyumas/jti)

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunjateng.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Baca juga: Rudy Murka Pergoki Saksi Bajo di TPS 18 Ternyata dari Kudus: Saya Cuma Melindungi Warga

Baca juga: Ini Arti Kode Rahasia Paus dan Qirdun yang Dipakai Pengikut Habib Rizieq FPI Saat Serang Polisi

Baca juga: Ibu Hamil 7 Bulan Dibunuh Lalu Dikubur di Bawah Pondasi, Datangi Suami Lewat Mimpi: Dia Kedinginan

Baca juga: Mie Ayam Murah Rp 5.000 di Banyumanik Semarang, Ini Tujuan Mulia Iwan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved