Breaking News:

Pilkada Wonogiri

Paslon 2 Joko Sutopo-Setyo Sukarno Unggul di TPS Khusus Rutan Kelas II B Wonogiri

Perolehan suara Paslon Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri 2020 dari nomor urut 2, Joko Sutopo-Setyo Sukarno unggul dalam perhitungan suara di TPS 11 ata

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Petugas Rutan Kelas II B Wonogiri saat melakukan pencoblosan dalam tahap pemungutan suara Pilkada Wonogiri 2020, Rabu (9/12/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Perolehan suara Paslon Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri 2020 dari nomor urut 2, Joko Sutopo-Setyo Sukarno unggul dalam perhitungan suara di TPS 11 atau TPS Khusus di dalam Rutan Kelas II B Wonogiri.

Ketua KPPS TPS 11, Titik Sri Hartati menyampaikan, semula jumlah (DPT) di Rutan Kelas II B Wonogiri ada 102 orang. Tapi karena ada yang bebas atau sudah keluar, jumlah DPT menyisakan 80 orang.

Sedangkan warga binaan yang menggunakan formulir A.5 ada sebanyak 24 orang serta pegawai rutan dan KPPS  total ada 13 orang.

Baca juga: Ini Link Hasil Pilkada 2020 dari 21 Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah, Cek di Sini

Baca juga: Kodam Jaya Tanggapi Kritik Muhammadiyah Soal Mayjen Dudung yang Ikut Konpres Penembakan Laskar FPI

Baca juga: Soal CCTV yang Mati saat Anggota FPI Tertembak, Aa Gym Ungkap Pendapatnya

Baca juga: Jusuf Kalla Singgung Orang Terkaya di Negeri Ini Berbisnis Rokok: Saya Ikut Bersalah

"Perhitungan sudah selesai. Paslon 1 dapat 49 suara dan Paslon 2 dapat 66 suara.

Surat suara tidak sah ada 2. Total ada 117 suara," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (9/12/2020).

Setelah melakukan perhitungan suara, dia menuturkan, pihak KPPS selanjutnya mempersiapkan berkas yang akan dikirim ke kelurahan.

Dari pantauan Tribunjateng.com di lokasi pukul 10.50, sebanyak 104 warga binaan telah melakukan pencoblosan dalam tahapan pemungutan dan perhitungan suara Pilkada Wonogiri 2020.

Hanya tinggal pegawai rutan dan petugas KPPS yang belum melakukan pencoblosan.

Sama seperti TPS pada umumnya, tesedia 2 bilik suara di Rutan Kelas II B Wonogiri.

Namun karena masih dalam kondisi pandemi virus Covid-19, ditambahkan satu bilik khusus bagi pengguna hak pilih yang saat dicek suhu tubuhnya menunjukan angka di atas 37,3 derajat celcius.

Selain itu, petugas KPPS juga dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) berupa face shield, sarung tangan dan masker.

Karutan Kelas II B Wonogiri, Daniel Kristianto menambahkan, sesuai panduan Pilkada tahun ini menerapkan protokol kesehatan.

Sampai saat ini warga binaan di rutan tercatat ada 330 orang. Mayoritas berasal dari luar daerah.

"Yang nyoblos ada 104 orang. Walau kami di dalam rutan kami tetap menerapkan protokol kesehatab.

Yang boleh menyaksikan saat perhitungan suara hanya perwakilan kepala kamar saja," ucapnya.

Dia menegaskan, warga yang berada di rutan tetap memiliki hak suara sekalipun statusnya warga binaan.

Sehingga tidak ada alasan untuk tidak menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 di dalam rutan.

"Setiap warga negara walaupun berstatus warga binaan tetep memiliki hak suara," pungkasnya. (Ais)

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini 9 Desember: Detik-detik Andin Sadar Aldebaran Tak Bersalah, Elsa Ditangkap?

Baca juga: Paslon Gibran-Teguh Unggul Telak di TPS Rutan Klas I Solo, Ada 9 Suara Tidak Sah

Baca juga: Tak Ada Warga yang Pilih Paslon Bison di TPS Cabup Semarang Ngesti Nugraha

Baca juga: Enam Laskar FPI Tewas, Amien Rais Ungkap Kekhawatirannya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved