Breaking News:

Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Sambil Menahan Tangis, Cabup Bintang Narsasi Berharap Menangi Pilbup Semarang 2020

Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Semarang nomor urut 1 Bintang Narsasi menangis seusai mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) 8 Kelurahan Panjang, K

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Semarang nomor urut 1 Bintang Narsasi menangis seusai mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) 8 Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (9/12/2020) sekira pukul 09.30 WIB.

Bintang Narsasi yang mencoblos bersama suaminya Bupati Semarang Mundjirin dan anaknya Biena Munawa Hatta berharap meraih kemenangan dalam Pilbup Semarang 2020.

"Pada hari ini 9 Desember telah saatnya saya berharap menang dengan raihan suara sebanyak 60 persen," katanya lirih kepada Tribunjateng.com, di TPS 8 Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (9/12/2020).

Baca juga: Jusuf Kalla Singgung Orang Terkaya di Negeri Ini Berbisnis Rokok: Saya Ikut Bersalah

Baca juga: Rudy Murka Pergoki Saksi Bajo di TPS 18 Ternyata dari Kudus: Saya Cuma Melindungi Warga

Baca juga: Pilwakot Semarang, Panser Biru Store Gelar Diskon Merchandise PSIS 30 Persen

Baca juga: Cabup Ngesti Nugraha Optimis Raih 65 Persen Suara di Pilbup Semarang 2020

Sebelum berangkat ke TPS Bintang Narsasi bersama rombongan melantunkan doa harapan kemenangan. Mereka kompak memakai baju setelan warna putih hitam.

Cabup Semarang nomor urut 1 Bintang Narsasi menunjukkan surat suara sesuai mencoblos di TPS 8 Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (9/12/2020).
Cabup Semarang nomor urut 1 Bintang Narsasi menunjukkan surat suara sesuai mencoblos di TPS 8 Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (9/12/2020). (TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS)

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 8 Slamet Sulistiyono menyatakan terdapat sebanyak 341 daftar pemilih tetap (DPT).

"Kami menyediakan tiga bilik suara. Kami lakukan prosedur protokol kesehatan Covid-19. Pemilih datang wajib pakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, dan dicek suhu tubuhnya," paparnya

Sementara Bupati Semarang Mundjirin mengungkapkan partisipasi masyarakat mencapai target diangka 70 persen.

Dia mengimbau warga tetap menjaga kerukunan.

Mundjirin berharap semua pihak dapat menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Semarang.

Para pemilih yang selesai menggunakan hak pilihnya tidak berkerumun tetapi langsung pulang.

"Soal pilihan ya tentu saja saya jangan ditanya pilih siapa. Karena istri saya untuk maju kan saya juga yang mendorong. Jika terpilih harapannya dapat meneruskan program-program di masa lalu," ujarnya (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved