Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Kasus Dugaan Politik Uang Pilkada 2020 Terjadi di Purworejo, Pemalang, Kota Magelang dan Purbalingga

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah menangkap satu orang yang diduga pelaku politik uang atau money politics

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Annaningsih 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah menangkap satu orang yang diduga pelaku politik uang atau money politics pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Annaningsih mengungkapkan pihaknya menemukan dugaan kasus money politics di Kabupaten Pemalang, Purworejo, Kota Magelang dan Purbalingga.

Aksi politik uang ini gencar dilakukan pada masa tenang kampanye yakni selama tiga hari sebelum hari pemungutan suara dan pada pagi hari pelaksanaan pencoblosan.

Bahkan, ada satu orang yang diduga pelaku politik uang di Purworejo ditangkap.

"Di Purworejo seorang pelaku yang menyebarkan money politics terkena operasi tangkap tangan (OTT) petugas," kata Ananingsih, Kamis (10/12/2020).

Kasus money politics merupakan kasus yang memenuhi unsur pidana dalam pesta demokrasi dan akan ditangani tim gabungan yang ada di Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Selain di Purworejo, ada tiga kasus di Pemalang, lalu dua kasus di Kota Magelang, dan di Purbalingga terdapat 18 kecamatan yang diduga terdapat kasus politik uang.

Pihaknya masih terus mendalami dan memproses pelanggaran politik uang di daerah-daerah tersebut.

"Uang yang dibagikan sama pelakunya nominalnya macam-macam.

Diperkirakan jumlahnya bisa tambah banyak karena saat ini sedang kami proses terus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved