Breaking News:

Berita Pekalongan

Bupati Asip Siap Tuntaskan Program Kerja

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi akan menyelesaikan program kerja yang belum dikerjakan.

TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Usai mengikuti pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi akan menyelesaikan program kerja yang belum dikerjakan.

"Saya akan menyelesaikan tugas sebagai mandat masyarakat sampai pelantikan bupati dan wakil bupati nanti 26 Juni 2021."

"Jadi masih ada waktu enam bulan, akan kami selesaikan, tentu dukungan dari Bu Ketua DPRD dan seluruh anggota DPRD menjadi kata kunci kita untuk menyelesaikan program-program kita yang semakin mantap, yang insyaallah bisa dirasakan oleh masyarakat," kata Bupati Asip, Jumat (11/12/2020).

Menurut Asip, waktu 6 bulan bukanlah waktu yang lama sehingga pihaknya berharap bisa memanfaatkan waktu tersebut sebaik mungkin dan bisa selesai dengan baik.

"Waktu enam bulan itu tidak lama, masih ada beberapa program yang harus saya selesaikan. Mudah-mudahan ini bisa kita selesaikan dengan baik," ujarnya.

Kemudian, saat disinggung mengenai apakah memiliki program titipan kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru?

Asip mengatakan, mereka tentu saja sudah mempunyai visi-misi sendiri. 

"Saya kira mereka sudah punya visi-misi. Hanya kalau kami kemarin bisa memfasilitasi setidaknya ada 8 perguruan tinggi, ya mudah-mudahan nanti di Bupati dan wakil bupati yang baru tambah 8 lagi. Jadi 10 tahun ini ada 16," katanya.

Lalu, di masa pemerintahannya bisa merevitalisasi 8 pasar mudah-mudahan pemimpin yang baru juga bisa merevitalisasi pasar-pasar lainnya demi meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Selain itu, pihaknya bisa mendorong tempat-tempat yang dulunya tidak punya nilai ekonomi, seperti tempat-tempat wisata, yang tadinya hanya 3 objek wisata kini menjadi 30 objek wisata dan semoga kedepan juga bisa bertambah 30 objek wisata lagi.

"Saya kira itu akan mengelaborasi makna dari kesejahteraan masyarakat. Sebab ending atau mandat utama, atau ending dari diterimanya mandat rakyat adalah untuk kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.

Pihaknya juga berpesan kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan agar bisa mendukung pemerintah Kabupaten Pekalongan siapapun pemimpinnya, karena merupakan makna demokrasi.

"Di kita ini sudah terbiasa, siapapun pemimpinnya, ya didukung. Tidak boleh melakukan hal-hal yang tidak mendukung. Itu prinsip dari bagiamana kita menjunjung tinggi kepemimpinan."

"Jadi inilah makna demokrasi yang harus kita kembangkan. Sesuai dengan nilai-nilai keyakinan kita. Saya memohon, warga masyarakat mendukung total para pemimpin untuk memajukan masyarakat Kabupaten Pekalongan," tandasnya. (*)
 

--

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved