Breaking News:

Berita Internasional

Makam Wanita Dibongkar Jenazahnya Diambil & Dijual Rp 171 Juta untuk Pengantin Hantu

Satu keluarga di China telah menjual mayat putri mereka yang sudah dewasa sebagai 'pengantin hantu' setelah digali dari makamnya, lapor media lokal.

pxhere
Ilustrasi pengantin hantu, tradisi Tiongkok yang masih dilakukan sampai saat ini. 

TRIBUNJATENG.COM - Satu keluarga di China telah menjual mayat putri mereka yang sudah dewasa sebagai 'pengantin hantu' setelah digali dari makamnya, lapor media lokal.

Jasad Kang Cuicui, yang meninggal 12 tahun lalu, dijual seharga 9.200 poundsterling setara Rp 171 juta dan 'menikah' dengan seorang pria yang telah meninggal sebagai ritual pertunangan kuno di Provinsi Hebei, China utara.

Kebiasaan Yin Hun, atau 'pernikahan hantu', telah dipraktikkan di Tiongkok selama ribuan tahun.

Baca juga: Viral Soal Ujian Sekolah di Jakarta Ada Anies dan Mega, Ini Pengakuan Guru Pembuatnya

Baca juga: Bareskrim Perintahkan Polda Metro Tangkap Penyebar Video Hoaks Penembakan Laskar FPI

Baca juga: Polisi: Rizieq Shihab Bukan Penuhi Panggilan Tapi Menyerahkan Diri karena Takut

Baca juga: Hasil Real Count KPU Pilkada Jawa Tengah 2020 Sabtu Pukul 13.00 WIB, Kotak Kosong Kalah

Tujuannya untuk memastikan orang mati yang belum menikah tidak sendirian di akhirat dan membawa keberuntungan bagi generasi mendatang.

Insiden itu terungkap dalam laporan Kamis oleh surat kabar negara Orient Today untuk menyelidiki tradisi yang masih dilakukan oleh penduduk desa di Huanghua, Cangzhou.

Kang bunuh diri pada 2008 setelah bertengkar dengan suaminya, Li Zhong.

Li dan keluarganya menghabiskan 100.000 yuan untuk mengadakan pemakaman akbar untuk almarhum istrinya sebelum menguburkannya di sebuah makam dengan perhiasan emas.

Ketika mengunjungi kuburan Kang pada 14 November, mereka terkejut menemukan makam itu telah dibongkar.

Mayat Kang dan barang-barang yang dikubur bersamanya telah dicuri.

Keluarga Li segera menghubungi polisi setempat, melansir dari dailymail.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved