Breaking News:

BPJS Ungaran

Mudah Membayar iuran, Alasan Nur Hayati Pakai JKN-KIS

Kemudahan membayar iuran turut serta mendorong Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) jadi program unggulan masyarakat.

IST
Dwi Nur Hayati warga Babadan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Selain layanan kesehatan yang baik dan murah, alasan kemudahan membayar iuran turut serta mendorong Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menjadi program unggulan bagi masyarakat Indonesia.

Sebagaimana Dwi Nur Hayati warga Babadan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang yang telah berpartisipasi menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Kalau ditanya alasan kenapa menjadi pengguna atau peserta JKN-KIS jawabannya karena selain manfaatnya banyak, mudah juga membayar iurannya. Mengenai layanan kesehatan program pemerintah ini dan swasta tidak berbeda jauh. Selain itu saya merasa lebih percaya saja, ya karena JKN-KIS ini dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,” terangnya.

Hayati mengaku, banyak fasilitas pembayaran yang diberikan bagi peserta JKN-KIS sehingga adanya pilihan beragam cara membayar iuran tersebut sangatlah memudahkan pengguna.

Misalnya bagi peserta segmentasi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau mandiri dapat membayar iuran bulanan melalui fasilitas autodebit.

Kemudian lanjutnya, ada semacam reminder berupa pesan pendek yang secara rutin dikirim oleh admin BPJS Kesehatan kepada para peserta JKN-KIS dalam setiap bulannya atau menjelang waktunya melakukan pembayaran iuran.

“Itu kelihatannya biasa saja ya, tetapi bagi orang kayak saya ini yang suka lupa sangat membantu mengingatkan bukan kayak malah ditagih bukan. Itu semacam SMS blast kalau saya tidak salah hasil baca-baca,” katanya

Menurut Hayati, pernah pula dirinya dihubungi petugas atau call center melalui telepon lantaran belum melakukan pembayaran sampai jatuh tempo pada waktu biasanya.

Layanan itu lanjutnya, ditujukan bagi peserta PBPU atau mandiri agar rutin membayar iuran tepat waktu sehingga keaktifan kartu peserta bisa terjaga.

Hayati juga bercerita selain fasiltas autodebit masih banyak fasilitas pembayaran lainnya.

Seperti pembayaran iuran melalui ATM, indomaret, alfamaret, mobile banking, sampai e-commerce seperti tokopedia.

Nah, bagi yang tidak paham teknologi atau malas keluar jauh bisa juga minta tolong membayar iuran JKN-KIS melalui Kader JKN yang juga berprofesi sebagai agen PPOB (Payment Point Online Bank).

“Saya sudah pernah mencoba pembayaran melalui PPOB dari Kader JKN, dan lancar. Jadi kepada peserta JKN-KIS khususnya PBPU atau mandiri jangan khawatir pas lagi didaerah susah sinyal atau tidak ada mesin ATM dan lain-lain bisa mencoba menghubungi Kader JKN setempat,” tandasnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved