Breaking News:

Penanganan Corona

Instruksi Langsung Kemenag Salatiga Setelah Ratusan Santri Tertular Corona

Ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Ma'had Tahfidzul Qur'an As Surkati terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19).

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Daniel Ari Purnomo
Unsplash/Viktor Forgacs
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA-Pasca ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Ma'had Tahfidzul Qur'an As Surkati terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19) Kemenag Kota Salatiga meminta Ponpes lain menerapkan pembelajaran daring.

Kepala Kantor Kemenag Kota Salatiga Nurudin mengatakan ratusan santri yang tertular Corona itu telah dilakukan penanganan dari Satgas Covid-19 serta Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga.

"Sejauh ini, warga pesantren yang terkonfirmasi Covid-19 sudah menjalani proses isolasi. Antisipasi munculnya klaster baru pada pesantren lain pembelajaran kami minta dilakukan secara daring," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (15/12/2020)

Menurut Nuruddin, sesuai petunjuk Satgas Covid-19, pondok pesantren yang menjadi klaster penyebaran telah dilockdown sementara.

Ia menambahkan, Kemenag Kota Salatiga juga telah mengeluarkan imbauan kepada pondok pesantren lain agar melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga kembali melakukan operasi masker dan mengecek penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Kami melihat perkembangan kasus Covid-19 di Kota Salatiga mengalami lonjakan dan tren yang terus naik. Ini artinya pandemi Covid-19 belum mencapai puncaknya," katanya

Dance menegaskan, semua komponen warga Kota Salatiga harus melakukan upaya preventif dan promotif secara bersama-sama agar bisa mengendalikan laju kurva peningkatan kasus Covid-19.

Pihaknya mengungkapkan, pusat informasi Covid-19 dari tingkat pemerintahan sampai RT harus seragam, dengan terus mengaktifkan jogo tonggo yang ada di masyarakat.

“Sehingga informasi dari bawah yang berkaitan dengan Covid-19 akan cepat diketahui dan bisa sesegera mungkin ditangani sebelum terjadi penyebaran di tengah masyarakat,” ujarnya.

(ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved