Breaking News:

Liga 1

Pemain Muda PSIS Beberkan Menu Makanan hingga Pola Latihan Selama Jalani Karantina di Inggris

Pemain belia PSIS Semarang U-16 Ridho Syuhada Putra mengungkap banyak hal terkait kegiatannya saat berada di Inggris.

Pemain Muda PSIS Beberkan Menu Makanan hingga Pola Latihan Selama Jalani Karantina di Inggris
Istimewa
*Ridho Syuhada Putra mengenakan seragam Garuda Select saat berada di tempat penginapan tim di Inggris.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemain belia PSIS Semarang U-16 Ridho Syuhada Putra yang saat ini tengah mendapat kesempatan menimba ilmu di Inggris bersama tim Garuda Select jilid tiga mengungkap banyak hal terkait kegiatannya saat berada di Inggris.

Saat ini, Ridho dan kawan-kawan masih menjalani karantina sesampainya di Inggris (4/12/2020) lalu. Mereka sementara waktu hanya beraktivitas di hotel mengikuti protokol kesehatan sebelum berlatih di lapangan.

Ridho menjelaskan, selama di tempat penginapan ia dan rekan-rwkannya difokuskan untuk latihan peningkatan fisik.

"Jadi dari mulai pagi sarapan jam 8.30 kemudian mulai jam 10.00 latihan. Kami dibagi enam grup satu grupnya empat sampai enam orang, kemudian istirahat makan siang sholat, terus mulai lagi jam 1.15 sampe selesai," kata Ridho kepada Tribunjateng.com, Selasa (15/12).

Ia menyebut kegiatan tersebut asalah agenda rutin tiap harinya.

"Untuk latihan ada tuamgan khusus. Sepertidiruangan kamar tetapi dikosongkan, lalu di isi alat-alat gym," jelasnya.

Selama berada di Inggris, Ridho menyebut ia juga terus menyempatkan waktu berkomunikasi jarak jauh dengan kedua orang tuanya di Indonesia. 

"Kalau dari mama beliau selalu kasih pesan jangan sampai tinggal salatnya, makanan apa saja yang dikasih dimakan, jaga kesehatan, gausah mikir kemana-mana dulu fokus selama disini. kalau dari papa latiannya yang serius jangan main-main, mau latihan secapek apapun jangan mengeluh, usahakan diluar program latian, nambah latian sendiri walaupun dikamar," beber Ridho.

Lantas bagaimana soal makanan? Pemain berusia 16 tahun tersebut mengatakan ada cukup perbedaan dengan makanan di Indonesia.

Terutama nasi, meski berada di Inggris, Ridho menjelaskan, ia dan rekan-rekannya masih tetap berkesempatan mencicipi nasi. Meski teksturnya berbeda dengan nasi di Indonesia pada umumnya.

"Kalau pagi sarapan sereal, siang roti sama telur ada buah juga. Kalau malam baru makan daging sama nasi, tapi nasinya beda tidak seperti di Indonesia. Di sini agak kecil," pungkasnya. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved