Breaking News:

Berita Semarang

Yoyok Sukawi Ingin Ada Angka Pasti Terkait Anggaran Olahraga di APBN

Anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi mendesak adanya angka pasti di dalam APBN untuk dunia olahraga.

TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL
Yoyok Sukawi saat menemui wartawan di Semarang, Rabu (11/11/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi mendesak adanya angka pasti di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk dunia olahraga.

Menurut Yoyok Sukawi yang termasuk anggota Panitia Kerja Rancangan Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN), sudah saatnya dunia olahraga lebih diperhatikan dengan memberi porsi anggaran yang lebih ideal.

“Saat ini anggaran untuk olahraga memang belum ditentukan secara pasti. Saya dan beberapa teman Panja RUU SKN ingin ada angka pasti terkait anggaran olahraga. Kami mengusulkan anggaran olahraga sebesar 2,5 persen dari total APBN,” tutur Yoyok Sukawi di Semarang, Selasa (15/12/2020) siang.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini lantas membandingkan antara anggaran untuk olahraga di Indonesia dengan negara tetangga seperti Singapura.

“Di Indonesia angkanya belum pasti, sementara di Singapura yang negaranya tak sebesar di Indonesia sudah di angka empat persen. Padahal anggaran untuk olahraga cukup penting mengingat dari olahraga nama suatu bangsa bisa diharumkan jika dikelola dengan benar,” imbuhnya.

Yoyok Sukawi juga berpendapat apabila anggaran terkait olahraga sudah diatur dalam sebuah undang-undang dan angkanya cukup layak, maka ke depan olahraga Indonesia akan lebih maju dan lebih diperhatikan oleh pemangku kepentingan.

“Misal seperti ini, kalau anggaran olahraga tidak ditentukan dalam angka. Maka akan terjadi kejomplangan antara satu daerah dengan daerah lain jika berbicara di lingkup nasional," kata Yoyok.

"Kalau di suatu daerah kepala daerahnya tidak suka olahraga maka akan sulit maju. Padahal kadang atlet di daerah tersebut cukup berpotensi menorehkan prestasi. Nanti jadinya saling bajak antara daerah satu dan lain karena anggaran yang berbeda,” tambahnya.

Selain untuk mengejar prestasi, Yoyok Sukawi juga menilai bahwa anggaran olahraga apabila ditentukan secara pasti di RUU SKN maka akan bisa diarahkan ke pengelolaan sport industry, pembangunan infrastruktur, pengembangan sport science hingga jaminan sosial bagi pelaku olahraga itu sendiri. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved