Breaking News:

Berita Pekalongan

Empat Titik Lokasi Tanah Gerak di Desa Bodas Pekalongan Dipasang EWS

Kejadian tanah gerak terdeteksi di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah Wilayah Serayu Utara memasang EWS di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kejadian tanah gerak terdeteksi di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, membuat Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah mulai antisipasi sejak dini agar tidak timbul korban. Salah satunya dengan memasang alat pendeteksi dini bencana atau early warning system (EWS).

Kepala Cabang Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah Wilayah Serayu Utara Suhardi mengatakan, Desa Bodas memang rawan tanah gerak dan tanah longsor. Oleh karena itu, pihaknya telah melakukan penelitian atau penyelidikan awal di sana.

"Hari Senin (14/12/2020) sudah melihat lokasi tanah gerak, kemudian hari ini kami bersama tim datang akan memasang alat EWS."

"Kondisi tanah di desa ini lempung. Struktur geologinya termasuk minor, bantuan dasarnya sangat licin, dan memang tanah labil serta rawan tanah gerak," kata Suhardi kepada Tribunjateng.com, Rabu (16/12/2020).

Suhardi mengungkapkan, ada empat titik lokasi yang paling beresiko di pasang EWS.

"Alat itu akan memberi isyarat apabila ada gerakan tanah. Pemasangan EWS ini sebenarnya wewenang BPBD. Maka dari itu kami hanya memasang yang sederhana," ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan, sistem kerja EWS tersebut tidak mengeluarkan bunyi sirene seperti EWS umumnya.

EWS sederhana ini hanya ditancapkan ke dalam tanah. Saat ada tanah gerak, alat tersebut otomatis akan tertarik ke dalam tanah.

"Jadi kami butuh peran aktif warga. Jika posisi EWS berubah, warga harus segera menyelamatkan diri atau lari ke tempat yang aman," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bodas Wasgito mengatakan, peristiwa ini merupakan kali kedua. Sebelumnya tanah gerak pernah terjadi di Desa Bodas pada tahun 2005.

Halaman
12
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved