Breaking News:

Berita Pekalongan

Pemdes Bodas Pekalongan Siapkan Tiga Lokasi untuk Pengungsian

Pemerintah Desa Bodas Kec Kajen, Kab Pekalongan menyiapkan 3 titik lokasi pengungsian bila terjadi tanah gerak susulan.

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pemerintah Desa Bodas Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah menyiapkan tiga titik lokasi pengungsian apabila terjadi tanah gerak susulan.

"Apabila terjadi tanah gerak susulan, Pemdes sudah menyiapkan tiga lokasi titik pengungsian. Lokasi tersebut berada di kantor desa Bodas, masjid, dan SD Bodas," kata Kepala Desa Bodas Wasgito kepada Tribunjateng.com, Kamis (17/12/2020).

Selain itu, langkah-langkah yang dilakukan desa yaitu menutup retakan-retakan tanah, gotong-royong memperbaiki rumah warga dengan material seadanya, dan mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada apabila terjadi jika lebat lebih dari dua jam.

"Perkembangan saat ini tanah gerak di Desa Bodas sudah stabil. Namun, kami mengimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati ketika hujan turun dengan intensitas tinggi," imbuhnya.

Wasgito menceritakan, bencana ini sudah terjadi kesekian kalinya.

"Tahun 2005 bencana tanah gerak pernah terjadi, Lalu tahun 2012 namun kecil, dan tahun ini terjadi lagi. Paling besar tahun 2005, lalu tahun 2020, dan paling kecil tahun 2012," tandasnya.

Menurutnya, tahun 2005 sebanyak 18 rumah direlokasi. Sedangkan bencana tanah gerak tahun 2012, terjadi gerakan tanah namun kategori kecil.

"Lokasi rumah warga yang direlokasi yaitu rumah yang ada di bawah sampai ke atas, yang saat ini terjadi tanah gerak," ujarnya.

Ia menambahkan, pada Selasa (15/12/2020) sore gerakan tanah masih terjadi di Dukuh Bodas 1. Dari kejadian ini rumah warga yang rusak bertambah.

"Selasa sore masih terjadi lagi, ada retakkan lagi di rumah yang ada di Dukuh Bodas 1, kemarin yang terdampak hanya 95 rumah sekarang mencapai 100 rumah," tambahnya.

Pihaknya juga sudah menggerakkan warga untuk terus bekerja bakti, menutup retakan tanah yang tejadi di sekitar pemukiman warga.

"Rekomendasi dari ESDM, untuk menutup retakan-retakan dengan kerja bakti, lalu mengimbau pada warga agar mengungsi apabila terjadi hujan lebat."

"Sedangkan untuk relokasi, kami belum bisa memastikan. Pasalnya, untuk relokasi harus menyediakan lahan yang layak untuk pemukiman. Sedangkan di wilayah Desa Bodas hampir semua lahan tidak layak untuk dijadikan relokasi," tandasnya. (*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved