Berita Ungaran
Susah Sinyal Internet, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Intensifkan Guru Berkunjung
Pandemi Covid-19 membuat tugas guru semakin berat, terlebih bagi mereka yang mengajar di daerah susah sinyal internet.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pandemi virus Corona (Covid-19) membuat tugas guru semakin berat. Terlebih bagi mereka yang mengajar pada sekolah di daerah susah sinyal internet.
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo mengakui ada sekitar 25 sekolah di Bumi Serasi kesulitan mengakses internet.
"Sekolah susah sinyal internet itu tersebar di 50 desa di Kabupaten Semarang dari total keseluruhan 208 desa. Sementara ini kami
mengintensifkan guru berkunjung ke rumah siswa," terangnya kepada Tribunjateng.com, di PP PAUD dan Dikmas Jateng, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (17/12/2020)
Menurut Sukaton, pandemi Covid-19 membuat tantangan dunia pendidikan semakin kompleks baik yang dialami peserta didik, guru dan masyarakat atau wali murid.
Ia menambahkan, adanya larangan berkerumun, memaksa aktivitas belajar mengajar semula dilakukan secara tatap muka dialihkan menjadi daring.
"Karena Covid-19 ini kami juga harus melakukan buka tutup pembelajaran tatap muka (PTM). Sesuai Surat Keputusan Bersama (SKM) empat menteri kami lakukan zonasi tingkat kelurahan atau desa," katanya
Sukaton menyatakan, sampai sejauh ini wilayah desa atau kelurahan dimana sekolah daring sulit diterapkan tersebar di Kecamatan Ungaran Barat, Pringapus, Banyubiru, Bringin, dan Kaliwungu.
Mengatasi beragam tantangan itu lanjutnya, metode pembelajaran kemudian terpaksa dilakukan dengan tiga pola meliputi pembelajaran luar jaringan (Luring), dalam jaringan (Daring), dan PTM.
"Nah, PTM itu tidak identik siswa datang ke sekolah melainkan guru berkunjung. Khususnya daerah yang mengalami sudah sinyal atau tidak ada. Kamu juga akan memanfaatkan Handy Talkie (HT)," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-disdikbudpora-semarang.jpg)