Breaking News:

Berita Batang

Warga Kabupaten Batang Anggap Denda Rp 10 Ribu Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Terlampau Kecil

Penegakan protokol kesehatan di Kabupaten Batang terus dilakukan, bahkan oeperasi yustisi digelar 3 kali sehari.

Istimewa
Pelaksanaan operasi yustisi yang digelar petugas gabungan di kawasan Pemkab Batang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Penegakan protokol kesehatan di Kabupaten Batang terus dilakukan. Bahkan petugas gabungan melaksanakan o

Pelaksanaan operasi yustisi yang digelar petugas gabungan di kawasan Pemkab Batang, beberapa waktu lalu.
Pelaksanaan operasi yustisi yang digelar petugas gabungan di kawasan Pemkab Batang, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

perasi yustisi 3 kali sehari.

Tak hanya itu, Bupati Batang Wihaji juga mengeluarkan Perbup terkiat penegakan protokol kesehatan.  Di dalam Perbup Nomor 55 tahun 2020 itu juga berisi sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Selain sanksi berupa teguran, kerja sosial dan denda juga diberlakukan.  Denda untuk masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dalam Perbup Rp 10 ribu. Sedangkan denda untuk pelaku usaha yang tak taat mencapai Rp 50 ribu hingga Rp 50 juta.

Masyarakat pun menanggapi denda yang diberlakukan lewat Perbup tersebut.  Menurut Nur Arianto, warga Kecamatan Batang, denda yang diberlakukan terlalu kecil. 

"Kalau tegas sekalian, jangan Rp 10 ribu terlalu kecil, sama harga rokok satu bungkus saja mahal rokok," paparnya, Kamis (17/12/2020).

Dilanjutkannya, nominal denda harus besar supaya ada efek jera bagi pelanggar. 

"Sekalian Rp 1 juta, kalau tidak punya uang menginap di penjara sehari," ujarnya.

Nur menerangkan, masih banyak melihat warga Kabupaten Batang yang tak taat perotokol kesehatan.

"Padahal untuk kebaikan bersama, tali masih saja yang tak taat," katanya.

Adapun beberapa waktu lalu, dalam pelaksanaan operasi yustisi, Polres Batang melakukan penindakan ke 14 pelanggar.

Jumlah tersebut menurun dibanding saat pelaksanaan sebelumnya yang mencapai sekitar 30 pelanggar. 

Diterangkan Kasubbag Bin Ops selaku Pawas Polres Batang, AKP Imam Sudrajat, 

"Ada penurunan jumlah pelanggar, dalam operasi yustisi beberapa waktu lalu ada 14 pelanggar, dibanding sebelumnya mencapai 30 orang," tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved