Breaking News:

Berita Purbalingga

Perumda Owabong Batalkan Rencana Event Tahun Baru Gegara Corona

Perumda Owabong terpaksa membatalkan sejumlah even yang disiapkan untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru. 

Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Wisatawan berpose di depan Goa Lawa Purbalingga (golaga 

TRIBUNBANYUMAS. COM, PURBALINGGA - Manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Owabong terpaksa membatalkan sejumlah even yang disiapkan untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru.  Humas Perumda Owabong Bambang Adi mengatakan, pihaknya sebetulnya telah menyiapkan banyak hal, termasuk beberapa even untuk memanjakan wisatawan di libur Nataru. 

Persiapan semacam ini biasa dilakukan setiap kali menjelang Nataru di tahun-tahun sebelumnya. Maklum, momentum libur Nataru biasanya terjadi lonjakan kunjungan wisatawan. Sehingga menuntut pengelola wisata untuk meningkatkan pelayanan. 
Tetapi Nataru tahun ini dirayakan dalam suasana yang beda karena di bawah ancaman Pandemi Covid 19. 

"Sebetulnya kita sudah siapkan banyak hal. termasuk beberapa even menyambut tahun baru, " katanya, Jumat (18/12/2020) 

Tetapi apa boleh buat. Pandemi Covid 19 tak bisa diajak kompromi. Hampir setahun mewabah, Covid 19 masih mengganas. Sektor pariwisata semakin terpuruk karenanya. Pengelola wisata harus ketat memberlakukan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19. 

Hasrat mengadakan even di libur Nataru untuk menarik wisatawan pun harus tertahan karena virus masih mengancam. Terlebih, angka kasus positif Covid 19 di Kabupaten Purbalingga terus naik, bahkan melonjak drastis dalam beberapa pekan terakhir ini. 

"Karena Covid 19 di Purbalingga naik drastis, maka semua (rencana) dibatalkan," katanya

Bambang mengatakan, di libur Nataru, objek wisata di bawah Perumda Owabong, yakni Owabong Water Parkir, Goa Lawa Purbalingga (Golaga) dan Sanggulari Parkir akan tetap buka. 

Meski ia meyakini, tingkat kunjungan tidak akan sesuai harapan alias sedikit.  Di samping masa pandemi Covid 19 yang belum berakhir, pemangkasan libur akhir tahun dan cuti bersama oleh pemerintah juga menurunkan potensi kunjungan.  Banyak agenda liburan masyarakat yang dibatalkan (cancel) karenanya. 

"Banyak agenda liburan yang di-cancel. Semua tempat wisata mengalami hal sama, " katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved