Berita Video
Video Warga Demo Tolak Pangkalan Truk Banyuputih Jadi Islamic Center Batang
Puluhan warga serta pedagang yang menghuni pangkalan truk Banyuputih Kabupaten Batang gelar aksi.
Penulis: budi susanto | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Berikut ini video warga demo tolak pangkalan truk Banyuputih jadi Islamic Center Batang
Puluhan warga serta pedagang yang menghuni pangkalan truk Banyuputih Kabupaten Batang gelar aksi.
Aksi yang digelar warga serta pedagang itu, untuk menolak alih fungsi pangkalan menjadi Islamic Center Batang.
Berbagai sepanduk penolakan dipapang massa dalam aksi penolakan di depan pangkalan truk Banyuputih.
Bahkan beberapa menyatakan siap ditembak mati jika pemerintah mengerahkan petugas bersenjata.
"Saya siap ditembak mati, kalau pemerintah mengerahkan petugas bersenjata untuk memaksakan alih fungsi pengkalan truk ini," tegas Parwito satu di antara warga yang menempati pangkalan truk Banyuputih, Kamis (17/12/2020).
Dilanjutkannya, ia bersama warga dan pedagang lainya sudah menyurati Bupati Batang untuk membatalkan pembangunan Islamic Center.
"Kami menyurati Bupati agar membatalkan alih fungsi karena banyak warga yang mengandalkan pangkalan truk ini sebagai tempat mencari nafkah," jelasnya.
Parwito mengatakan, ada 166 warga yang mencari nafkah di pangkalan truk Banyuputih.
"Itu yang berdagang, belum ditambah yang tinggal di sini," tambahnya.
Adapun rencana alih fungsi pangkalan truk Banyuputih menjadi Islamic Center Batang, sudah menjadi keputusan final Pemkab Batang.
Tanah tersebut merupakan tanah milik negara yang akan digunakan untuk mengakomodir kegiatan keagamaan.
Pemkab juga berencana membangun pangkalan truk baru sebagai ganti pangkalan truk Banyuputih.
Beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Batang Suyono, menuturkan, warga terdampak akan diberikan santunan.
"Dana tersebut sudah ada dan siap dibagikan, yang penting saat melangkah harus dengan cara baik meski ada penolakan. Namun keputusan itu sudah final dan pembangunan tetap akan dilakukan," terangnya beberapa waktu lalu.
Adapun uang santunan yang akan disalurkan ke warga sebesar Rp 3 juta untuk warga yang memiliki KTP Batang, dan Rp 1,5 juta untuk warga luar Kabupaten Batang. (bud)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :