Breaking News:

Berita Kecelakaan

Kata Polisi Soal Kecelakaan Maut Odong-odong Pengiring Pengantin di Batang, Jelas Melanggar

Polres Batang lakukan penyelidikan atas kasus kecelakan odong-odong pembawa pengiring pengantin.  Adapun, dalam kecelakaan tersebut 10 korban mengala

Ia menambahkan, masyarakat diimbau agar lebih waspada, dan tak menggunakan kendaraan tak layak di jalan raya. 

"Kami mengimbau masyarakat hati-hati, dan tak menggunakan kendaraan yang tak layak untuk menekan angka kecelakan," tambahnya.

Keterangan sopir

Tohari, pengemudi odong-odong yang terperosok ke jurang di wilayah Dukuh Sipule, Desa Kluwih Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, hanya bisa berbaring. 

Sembari berbaring ia terus memegang perut serta pinggul bagian belakang, Tohari jiga terus mengerang. 

Raut wajahnya seolah menunjukan sakit yang ia rasakan usai mengalami insiden terperosoknya odong-odong pembawa rombongan pengantin itu. 

Ia berbaring di kursi panjang yang ada di Polsek Bandar, sembari menunggu datangnya tim medis.

Petugas di unit gawat darurat Puskesmas Bandar I, melakukan penanganan terhadap pasien usai insiden kecelakan odong-odong pembawa pengiring pengantin, di Dukuh Sipule, Desa Kluwih Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (18/12/2020) malam.
Petugas di unit gawat darurat Puskesmas Bandar I, melakukan penanganan terhadap pasien usai insiden kecelakan odong-odong pembawa pengiring pengantin, di Dukuh Sipule, Desa Kluwih Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (18/12/2020) malam. (Tribun Jateng/Budi Susanto)

Sementara itu, beberapa orang nampak duduk di kursi plastik halaman Polsek Bandar. 

Mereka adalah sanak saudara dari Tohari, yang kebingungan melihat kondisi saudaranya tersebut. 

Tak lama Tohari pun ditangani tim medis, untuk kemudian petugas membawanya ke Polres Batang menggunakan mobil.

Halaman
1234
Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved