Breaking News:

Berita Purbalingga

Paslon Oji-Jeni Belum Terima Hasil Pilkada Purbalingga Jika Laporannya Tak Ditindaklanjuti

KPU Purbalingga telah melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pilkada.

Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Konferensi pers hasil Pilkada Purbalingga oleh Paslon Oji-Jeni di hotel Braling, Jumat (18/12/2020) 

TRIBUN BANYUMAS. COM, PURBALINGGA - KPU Purbalingga telah melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga tahun 2020, pada Selasa, (15/12/2020) lalu  di Aula KPU.

Hasil akhir rekapitulasi tingkat kabupaten itu menunjukkan Paslon nomor 2 Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi-Dono) unggul atas Paslon nomor urut 1 Muhammad Sulhan Fauzi-Zaini Makarim (Oji-Jeni). Paslon Tiwi-Dono meraup 288.741 suara (54,74%), mengungguli rivalnya, Paslon Oji-Jeni yang meraih suara 238.735 (45,26%). 

Kini giliran Paslon Oji-Jeni menggelar Konferensi pers untuk menyikapi hasil rekapitulasi perolehan suara KPU. 
Di hadapan relawan dan dan kader partai pengusungnya, Oji membacakan beberapa catatan besar mengenai persoalan seputar Pilkada yang dinilai telah tercederai. 

Pihaknya menduga ada pelanggaran penyalahgunaan kekuasaan dalam distribusi sembako Covid 19. Pihaknya juga menilai ada indikasi penggunaan aparatur pemerintahan mulai dari camat, kepala desa, hingga Paguyuban Ketua RT (PKRT) dalam kegiatan kampanye. 

"Ada indikasi aktifitas pembagian sembako dan kampanye kepada masyarakat di 3 hari masa tenang di saat jabatannya kembali sebagai Bupati Purbalingga, " katanya

Selain itu, pihaknya menilai ada indikasi terjadinya intimidasi, persekusi, dan ancaman terhadap relawan, simpatisan dan masyarakat selama proses Pilkada. 

Hari ini, kata Oji, laporan dugaan indikasi kecurangan itu sudah diteruskan ke Bawaslu Kabupaten Purbalingga yang berwewenang mengusutnya. 

Oji pun tegas, pihaknya belum bisa menerima hasil Pilkada sebelum penyelenggara menuntaskan catatan besar tersebut. Ia berharap keadilan atas semua laporan itu.

Penuntasan persoalan itu, kata dia, sangat penting dalam rangka memberikan pendidikan dan pendewasaan politik bagi masyarakat. 

"Kami mengajak semua relawan, simpatisan, dan masyarakat untuk mengawal proses tersebut, " katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved