Breaking News:

Berita Semarang

PT KAI Daop IV Belum Keluarkan Kebijakan Penumpang Wajib Swab Antigen Selama Angkutan Nataru

Masyarakat yang hendak berpergian menggunakan kereta api diwajibkan tunjukkan surat bebas Covid-19.

ist./PT KAI Daop IV
Persiapan PT KAI Daop IV Semarang menghadapi angkutan Natal dan Tahun Baru 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), masyarakat yang hendak berpergian jarak jauh menggunakan kereta api melalui PT Kereta Api Indonesia Daop IV Semarang diwajibkan menujukkan surat bebas covid 19.

EVP Daop 4 Semarang, Mohamad Nurul Huda Dwi Santoso mengatakan surat bebas covid 19 harus ditunjukkan berupa tes PCR maupun rapid tes anti body yang masih berlaku 14 hari sejak diterbitkan. 

Namun apabila pelayanan kesehatan di daerah asal penumpang tidak terdapat PCR maupun rapid test, maka dapat surat keterangan bebas gejala influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan dokter rumah sakit atau puskesmas.

"PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang juga menyediakan layanan rapid test dengan tarif Rp 85 ribu di Stasiun Semarang Tawang dan Tegal maupun fasilitas pemeriksaan kesehatan di Klinik Mediska Semarang Poncol, Klinik Mediska Tegal, Stasiun Pekalongan, Klinik Mediska Pekalongan, Klinik Mediska Ngrombo, dan Klinik Mediska Cepu,"jelasnya, Jumat (18/12/2020).

Terkait Kebijakan Swab Antigen, kata dia, KAI sampai dengan saat ini masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Pemerintah. 

Menurutnya, KAI sebagai operator moda transportasi kereta api selalu patuh terhadap aturan  pemerintah. 

KAI tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan baik di stasiun maupun selama dalam perjalanan yaitu dengan menyediakan wastafel dan hand sanitizer, menyemprotkan cairan disinfektan di stasiun dan kereta. 

"Kemudian menciptakan jarak antar penumpang pada antrean, kursi ruang tunggu, serta membatasi tiket yang dijual yaitu hanya 70 persen dari kapasitas tempat duduk,"paparnya.

Menurut dia, setiap pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat tidak menderita flu, pilek, batuk, demam. Penumpang diwajibkan memakai masker, dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. 

"Selama dalam perjalanan, pelanggan diharuskan menggunakan Face Shield dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang,"tutur dia.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved