Breaking News:

Berita Banyumas

Seperti Mengulang Longsor Hebat 2018 Lalu, Ini Penjelasan Ilmiah Longsor di Desa Bantar Banjarnegara

Pergerakan tanah kembali terjadi di Dusun Pramen Desa Bantar Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Longsor memutus akses jalan kabupaten di Dusun Pramen Desa Bantar, Banjarnegara. 

Ada bukan faktor lain yang memicu pergerakan, semisal jenis batuan dan kemiringan lahan. 

"Gerakan tanah pada lokasi tersebut terpicu oleh intensitas volume air hujan yang cukup tinggi, kondisi litologi jenis batuan dan kemiringan kontur lereng" katanya

Ia melihat terjadi rekahan di beberapa tempat dan semakin meluas.

Peresapan air hujan yang tidak terkontrol dan akumulasi genangan air terjebak pada saluran air yang tertutup longsor memicu terjadinya pensesaran baru.

Jenis gerakan tanah debris slide ( material rombakan yang bergeser) berkembang menjadi debris flow (aliran material rombakan) yang mengancam terputusnya ruas jalan tersebut pada musim penghujan ini. 

Adapun indikasi yangsudah terjadi, yakni blok tanah yang sudah patah sesar turun kurang lebih 3,5 meter serta adanya aliran akumulasi lumpur material rombakan. 

Selain itu, terdapat 15 garis patahan pada radius 20 meter di lokasi tersebut.

Muncul mata air baru berwarna keruh. Beberapa garis patahan bergelombang pada ruas jalan.

"Sudah membentuk garis sesar turun panjang kurang lebih 200 meter membentuk tapal kuda, " katanya. (aqy)

Baca juga: Ayu Ting Ting Beli Peyek Mak Igun Rp 5 Juta: Enggak Ada Bonusannya Gitu

Baca juga: Benih Cinta Tumbuh saat Jadi Bintang Tamu, Aktor Serial India Chandra Nandini Nikahi Kru ANTV

Baca juga: Sebelum Minum Obat Kuat Laki-laki Coba Cek Dulu Bagian Ini

Baca juga: Miris Bocah Perempuan Magelang Harus Tinggal Sendiri di Kontrakan Karena Nenek Suspek Covid-19

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved