Breaking News:

Berita Kajen

Libur Nataru, Pengunjung Petungkriyono Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan

Meskipun pandemi Covid-19, namun diperkirakan pengunjung wisata alam di Petungkriyono membeludak.

TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Suasana camping di Objek Wisata Black Canyon Petungkriyono, Jawa Tengah 

"Kalau yang representatif sekitar lima objek wisata, artinya yang cukup memadai untuk dikunjungi wisawatan dengan jumlah banyak.

"Pengelola, dalam dua tahun ini selalu berbenah dan meningkatkan, baik itu fasilitas umumnya di area parkir dan tempat ibadah. Mulai dari black canyon, welo asri, telogo Sigebyar Mangunan, Karang Srity dan beberapa objek lain. Curug bajing juga sudah sangat bagus sekarang. Ini hampir serentak, beberapa tempat wisata di sini sedang mulai membangun tempat ibadah," ungkapnya.

Saat disinggung mengenai pembatasan pengunjung, Farid menjelaskan cukup sulit untuk membatasi pengunjung saat ini yang penting pengunjung bisa mematuhi protokol kesehatan.

"Kalau bicara pembatasan sulit, karena kalau kita kontrol kan juga susah. Terpenting selama berlibur prokes terus diterapkan.

"Wisatawan juga akan melihat kondisi objek wisata, misalnya kalau tempat wisata A terlalu ramai saya kira mereka akan mencari alternatif lain. Misalnya ke objek wisata B," jelasnya.

Pihaknya mengimbau agar wisatawan disiplin dalam menerapkan prokes, sebisa mungkin untuk membawa masker dan bawa handsanitizer. 

"Hendaknya wisatawan mengantisipasi, jangan memaksakan, kalau kondisi sedang tidak sehat ya jangan berlibur dulu. Kemudian mencari objek wisata yang tidak terlalu berjubel atau ramai. Kemudian pokdarwis dan pengelola juga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya. (*)
 

--

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved