Breaking News:

Berita Semarang

Yoyok Sukawi Buka Suara Soal Kiriman Karangan Bunga #2021BaliJatidiri ke Kantor Ganjar Pranowo

CEO PSIS Yoyok Sukawi menanggapi aksi organisasi suporter Panser Biru yang mengirim karangan bunga ke Ganjar Pranowo.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: Daniel Ari Purnomo
tribunjateng.com/hermawan handaka
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah, sedang membersihkan karangan bunga bertuliskan #2021BaliJatidiri yang dipasang oleh suporter fanatik PSIS Semarang di pagar kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (21/12/20). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - CEO PSIS Yoyok Sukawi menanggapi aksi organisasi suporter Panser Biru yang mengirim karangan bunga di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin, (21/12/2020).

Yoyok menjelaskan, kiriman bunga tersebut adalah inisiatif dari suporter.

Menurutnya, suporter PSIS memang identik dengan sosoknya, tetapi itu bukan berarti dirinya memiliki kuasa penuh atas tindakan yang dilakukan Panser Biru atau Snex.

Baca juga: Ganjar Kontak Yoyok Soal Karangan Bunga: Kalau Belum Bikin Surat Permohonan Jangan Ngomong Dulu

Baca juga: Respon Ganjar Dapat Karangan Bunga #2021BaliJatiDiri dari Yoyok Sukawi: Mbok Yao Jangan Mengotori

Baca juga: Rudy Bela Gibran, Dana Kampanye Pilkada Solo 2020 Bukan dari Korupsi Bansos Juliari: Itu Urunan Kita

Baca juga: Isi Surat Wasiat Pria Gantung Diri dalam Sumur Kering: Bacakan Yasin di Atas Kepalaku

"Tadi pagi saya lihat di media sosial dan kebetulan Pak Ganjar (Gubernur Jateng) langsung mengirimkam video karangan bunga itu dan menelpon saya."

"Sebelumnya terima kasih karena Pak Gub langsung menghubungi saya.

Namun ada yang perlu digarisbawahi bahwa kiriman karangan bunga tersebut murni dari teman-teman suporter."

"Bahkan PSIS pun juga didesak oleh teman-teman suporter," kata Yoyok dalam keterangan tertulisnya kepada Tribunjateng.com, Senin, (21/12/2020) sore.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah, sedang membersihkan karangan bunga bertuliskan #2021BaliJatidiri yang dipasang oleh suporter fanatik PSIS Semarang di pagar kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (21/12/2020).
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah, sedang membersihkan karangan bunga bertuliskan #2021BaliJatidiri yang dipasang oleh suporter fanatik PSIS Semarang di pagar kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (21/12/2020). (tribunjateng.com/hermawan handaka)
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah, sedang membersihkan karangan bunga bertuliskan #2021BaliJatidiri yang dipasang oleh suporter fanatik PSIS Semarang di pagar kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (21/12/20).
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah, sedang membersihkan karangan bunga bertuliskan #2021BaliJatidiri yang dipasang oleh suporter fanatik PSIS Semarang di pagar kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (21/12/20). (tribunjateng.com/hermawan handaka)
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah, sedang membersihkan karangan bunga bertuliskan #2021BaliJatidiri yang dipasang oleh suporter fanatik PSIS Semarang di pagar kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (21/12/20).
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah, sedang membersihkan karangan bunga bertuliskan #2021BaliJatidiri yang dipasang oleh suporter fanatik PSIS Semarang di pagar kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (21/12/20). (tribunjateng.com/hermawan handaka)

Atas aksi Panser Biru tersebut, Yoyok mengatakan, sudah menjelaskan kejadian tersebut kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

"Tadi malah Pak Gub ngendika (berkata) kalau PSIS diminta untuk kirim surat secara resmi ke Pemprov terkait (Stadion) Jatidiri," imbuhnya.

Permintaan dari Ganjar Pranowo tersebut, lanjut Yoyok, langsung ditindaklanjuti manajemen PSIS.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved