Breaking News:

Berita Internasional

Seorang Pria Mengaku Masukkan Racun Saraf Novichok ke Celana Dalam Pemimpin Oposisi Rusia

Kepada Navalny, si mata-mata mengatakan dia memasukkan racun saraf Novichok ke celana dalam, tepatnya adalah di bagian selangkangan.

Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com/Istimewa
Konstantin Kudryavtsev, pria yang disebut merupakan agen rahasia Rusia. Dia mengaku sudah memasukkan racun saraf Novichok ke celana dalam pemimpin oposisi Alexei Navalny pada Agustus lalu.(Bellingcat via Sky News) 

TRIBUNJATENG.COM, MOSKWA - Alexei Navalny, pemimpin oposisi Rusia,  mengklaim, dia mendapatkan pengakuan langsung dari mata-mata bahwa dia diracun dengan racun saraf Novichok.

Agen rahasia tersebut diidentifikasi bernama Konstantin Kudryavtsev.

Si agen rahasia disebut membeberkannya setelah melakukan percakapan telepon dengan Navalny selama 45 menit.

Baca juga: Ini 7 Kontestan Indonesian Idol yang Tampil Showcase Malam Ini, 3 Peserta Mengundurkan Diri

Baca juga: Anggota DPR Ini Sebut Siswi SMP di Kota Depok 70 Persen Sudah Tak Perawan: Ini Sangat Menyedihkan

Baca juga: Hendi Digadang Jadi Calon Potensial Pilgub DKI Jakarta

Baca juga: Defisit APBN Membengkak, Sri Mulyani: Sudah Melebihi Aturan di Perpres 72

Dilansir Sky News Senin (21/12/2020), Kudryavtsev dibuat percaya bahwa dia sedang menghubungi pejabat senior di dinas rahasia Rusia.

Kepada Navalny, si mata-mata mengatakan dia memasukkan racun saraf Novichok ke celana dalam, tepatnya adalah di bagian selangkangan.

"Saya sudah mendapat pengarahan untuk memasukkannya di bagian terdalam celana dalam itu," jelas Kudryavtsev kepada si pemimpin oposisi.

Detil panggilan itu dirilis Navalny sebagai bagian dari investigasi yang dilakukannya bersama Bellingcat dan media AS CNN.

Pada Agustus, politisi 44 tahun itu tiba-tiba jatuh sakit saat dalam perjalanan dari kota Siberia Tomsk menuju Moskwa.

Membuat pesawat mendarat darurat di Omsk.

Navalny kemudian dipindahkan ke rumah sakit Jerman, di mana dari pemeriksaan terungkap dia terpapar racun saraf Novichok.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved