Breaking News:

PLN Distribusi Jateng & DIY

Amankan Aset Tanah Serta Hindari Potensi Korupsi, PLN Kerjasama dengan Kementerian ATR/BPN dan KPK

Salah satu indikator yang belum tercapai maksimal adalah sertifikasi tanah milik Provinsi Jawa Tengah

IST
PLN bekerjasama dengan KPK serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional terkait aset tanah 

TRIBUNJATENG.COM.SEMARANG - Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terkait aset tanah.

Kerjasama itu dilakukan dalam upaya mempercepat proses pengadaan lahan, sertifikasi tanah, penyelesaian permasalahan hukum aset, pengamanan, pendayagunaan dan pembenahan aset yang dimiliki oleh PLN

Diketahui bahwa PLN khususnya di wilayah kerja Jawa Tengah sendiri telah menyelesaikan sebanyak 1.222 sertifikat baru untuk mendukung target 100 persen aset tanah bersertifikat pada 2020 ini.

Aset tersebut terdiri dari aset tanah PLN UID Jateng & DIY, PLN UIT JBT dan PLN UIP JBT II.

Jumlah tersebut diketahui dari acara Rapat Koordinasi Tata Kelola Aset dan Penyerahan Sertipikat Aset yang dilaksanakan di Hotel PO Semarang pada Selasa (22/12/2020).

Dari acara itu juga, sertifikat diserahkan secara simbolis oleh Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN Sunraizal kepada General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Sumaryadi dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah Feby Joko Priharto.

Turut hadir juga Pimpinan KPK Alexander Marwata, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali PLN Haryanto WS dan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto.

Direktur Bisnis Regional Jawa Madura Bali PLN, Haryanto WS, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut adalah bentuk komitmen dan sinergi antara PLN dan BPN.

“Dukungan diperkokoh oleh KPK, sehingga membuat kami makin bersemangat membereskan aset-aset yang kami kelola, menutup kemungkinan penyalahgunaan aset. Dengan demikian, mengurangi potensi tindakan korupsi terhadap aset-aset tersebut. Kami sangat beruntung KPK memilih PLN sebagai BUMN prioritas dalam penyelamatan aset-aset negara,” ujar Haryanto WS.

Sementara itu, Alexander Marwata mengapresiasi kerja keras PLN bersama Kementerian ATR/BPN untuk mengamankan aset negara dengan melakukan sertifikasi tanah.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved