Breaking News:

PLN Distribusi Jateng & DIY

Amankan Aset Tanah Serta Hindari Potensi Korupsi, PLN Kerjasama dengan Kementerian ATR/BPN dan KPK

Salah satu indikator yang belum tercapai maksimal adalah sertifikasi tanah milik Provinsi Jawa Tengah

IST
PLN bekerjasama dengan KPK serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional terkait aset tanah 

Menurutnya, sertifikasi tersebut merupakan satu di antara upaya dalam pencegahan korupsi dan penyalahgunaan aset negara.

Di Jawa Tengah sendiri terdapat sejumlah proyek PLN yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan akan mendukung keandalan dan pasokan listrik di Indonesia, terutama di Sistem Kelistrikan Jawa-Bali.

Proyek-proyek tersebut di antaranya GITET 500 kV Batang Extention serta Jaringan SUTET 500 kV Tanjung Jati - TX (Ungaran - Pedan) - Batang - Mandirancan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, berdasarkan data Monitoring Control for Prevention Sektor Manajemen Aset Daerah, proyeksi capaian Pemerintah Daerah Jawa Tengah pada Tahun 2020 sebesar 91.6 persen.

"Salah satu indikator yang belum tercapai maksimal adalah sertifikasi tanah milik Provinsi Jawa Tengah," ujar Ganjar.

Menurutnya ada beberapa kendala yang dihadapi Pemprov Jateng dalam proses pensertifikatan tanah, yaitu rentang kendali tanah milik Pemprov Jateng yang tersebar di 35 Kabupaten/Kota, wabah Covid-19, dan proses balik nama yang membutuhkan waktu.

Ganjar juga mengapresiasi KPK dan PLN atas terselenggaranya acara Rakor Perbaikan Tata Kelola Aset dan Penyerahan Sertifikat Aset ini.

"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada KPK RI yang telah menunjuk Jawa Tengah sebagai rujukan nasional dalam perbaikan tata kelola aset daerah dan BUMN, kepada PLN saya sampaikan pula ucapan  terima kasih karena telah turut memfasilitasi terselenggaranya acara ini," katanya. (tribunjateng/rez)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved