Breaking News:

Berita solo

Ratusan Orang dari Solo Raya, Semarang Hingga Surabaya Tertipu Investasi Bodong DM Wanita Banyumas

Para korban investasi bodong yang ditawarkan DM (21) melayangkan laporan ke Polresta Solo.

Editor: galih permadi
Shutterstock
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Para korban investasi bodong yang ditawarkan DM (21) melayangkan laporan ke Polresta Solo.

Laporan tersebut dilayangkan mereka pada 7 Desember 2020.

Korban investasi bodong, Shinta Suryaningrum mengungkapkan sejumlah barang bukti sudah dilampirkan bersama laporan yang dilayangkan.

Baca juga: Stadion Jatidiri Semarang Tak Kunjung Selesai, Ramai Tagar #2021BaliJatidiri: Aspirasi Suporter

Baca juga: Inilah Sosok Dante Saksono Harbuwono Kelahiran Temanggung Wamen Kesehatan Pendamping Budi Gunadi

Baca juga: Kecelakaan di Klaten, Truk Terobos Lampu Merah Tabrak Motor Hingga Pengendara Terpental

Baca juga: Sandiaga Uno Dapat Pesan Singkat Kode Ini Sebelum Jadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Bukti transfer menjadi satu diantaranya yang dilampirkan dalam laporan tersebut.

"Bukti transfer dan sejumlah tangkapan layar jadi barang bukti yang kami lampirkan," ungkap Shinta kepada TribunSolo.com, Rabu (23/12/2020).

Pemanggilan sejumlah anggota yang menjadi korban investasi bodong akan segera dilakukan Polresta Solo.

Mereka kana dimintai keterangan terkait investasi bodong yang ditawarkan DM kepada para korbannya.

Kronologi Peristiwa versi Korban

Sebelumnya, ratusan orang dari Solo Raya, Semarang, dan Surabaya menjadi korban arisan online. 

Lantaran teman SMK, ratusan orang tertarik untuk menjajal investasi bodong yang ditawarkan, DM (21), perempuan asal Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved