Breaking News:

Berita Banyumas

Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan saat Malam Natal dan Tahun Baru di Purwokerto

Polresta Banyumas akan melakukan serangkaian rekayasa lalu lintas saat malam natal dan malam tahun baru untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muh radlis
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kapolresta Banyumas, Kombespol Whisnu Caraka, saat mengecek persiapan natal di Gereja Katedral Purwokerto, pada Rabu (23/12/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Polresta Banyumas akan melakukan serangkaian rekayasa lalu lintas saat malam natal dan malam tahun baru untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Oleh karena itu masyarakat supaya mewaspadai sejumlah penutupan jalan diantaranya di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Suparjo Rustam Sokaraja, dan Jalan Kabupaten Alun-Alun Purwokerto.

Selain melakukan rekayasa lalu lintas, Polresta juga menempatkan petugas jaga di gereja prioritas, yaitu di Gereja Katedral Kristus Raja Purwokerto.

"Terkait pengamanan natal berbeda penekanannya dimana kita mengedepankan penerapan protokol kesehatan dan memecah jika ada potensi kerumunan," ujar Kapolresta Banyumas, Kombespol Whisnu Caraka kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (23/12/2020).

Kapolresta menyebutkan kurang lebih ada 8 pos jaga yang tersebar di Purwokerto.

Pada saat malam tahun baru nanti, Kapolresta menegaskan tidak akan ada keramaian.

Anggota kepolisian juga akan ditempatkan di tempat-tempat wisata yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Nanti ada petugas lalu lintas dan dishub melakukan rekayasa lalu lintas supaya terpecah," tambahnya.

Penutupan sejumlah ruas jalan sebagai upaya memaksa masyarakat agar tidak keluar dan berkerumun di titik-titik tertentu.

"Jam malam masih belum dicabut, berlaku mulai pukul 20.00 WIB, meskipun memang masyarakat mulai jenuh.

Begitu ada keramaian maka akan ditindak dan dibubarkan," jelasnya.

Bukan hanya rekayasa lalu lintas, Polresta bersama Pemkab Banyumas mengingatkan sejumlah pemilik hotel agar tidak menggelar perayaan secara diam-diam.

"Sudah ada surat bupati kepada pihak hotel, jika kita temukan perayaan di hotel, maka akan kita bubarkan paksa.

Khusus untuk pemilik hotel yang terbukti lalai juga ada ancaman hukumannya," tambahnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved