Berita Demak
Ibadah Natal di GKMI Demak Hanya Diikuti Jemaat yang Sudah Mendaftar
Pelaksanaan ibadah Malam Natal dan Natal di Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Demak dibatasi.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK-Pelaksanaan ibadah Malam Natal dan Natal di Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Demak dibatasi.
Hal ini untuk mengikuti anjuran pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan.
Pendeta Sionari Hendrik mengatakan, kapasitas gereja bisa menampung 200 orang, tetapi berhubung saat ini sedang pandemi corona, pihaknya membatasi 50 orang saja yang mengikuti ibadah langsung.
"Jadi umat kita minta yang mau mengikuti Ibadah Malam Natal dan ibada 25 Desember 2020 harus mendaftarkan diri."
"Sebelum Desember sudah ada imbauan untuk mendaftarkan diri," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis, (24/12/2020).
Sedangkan untuk umat yang tidak bisa mengikuti ibadah di gereja, kata Hendrik, mereka tetap bisa mengikuti ibadah dari rumah masing-masing melalui live streaiming di facebook dan youtube GKMI Demak.
Hendrik memaklumi pada tahun ini pihaknya tidak melakukan perayaan Natal, tetapi hanya melakukan ibadah terbatas. Hal ini berakaitan kondisi saat ini yang masih dilanda pandemi corona.
Bahkan, lanjut dia, sejak kasus virus corona mencuat di Indonesia, pihaknya sudah menerapkan pembatasan jumlah orang yang ikut ibadah.
Selain melakukan pembatasan, pihak gereja juga akan mengecek suhu badan setiap jemaat, memberikan hand sanitizer, dan jaga jarak antarkursi jemaat.
Hendrik berharap, pada Natal tahun ini gereja yang merayakan atau melakikan ibadah seperti di GKMI Demak bisa berjalan lancar.
"Saya memberikan apresiasi kepada aparat keamanan kepolisian yang sudah melaksanakan tugas mereka dengan baik. Selama dua minggu ke depan mereka stay di sini," tandasnya.(yun).
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :