Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Universitas Ivet Semarang

Sharing Kurikulum Bersama Program Studi Bidang Ilmu Kesehatan Universitas Ivet Semarang

Kegiatan sharing ini membahas mengenai implementasi terhadap kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menjadi kurikulum baru.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Prof Dr dr H Taufiq R Nasihun memberi arahan mengenai kurikulum bagi program studi bidang Ilmu Kesehatan Universitas Ivet Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Ivet semakin berkembang dengan membuka 3 Program Studi baru dengan bidang ilmu kesehatan, yaitu Program Studi Sains Biomedis, Program Studi Administrasi Kesehatan, dan Program Studi Gizi.

Melalui media daring Selasa, (22/12/2020), ketiga prodi tersebut mengadakan sharing kurikulum bersama Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Dr Luluk Elyana.

Kegiatan sharing ini membahas implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menjadi kurikulum baru di Universitas Ivet sesuai kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam forum ini, Universitas Ivet menghadirkan narasumber dari Fakultas Kedokteran Unissula  Prof Dr dr H Taufiq R Nasihun.

Dr Luluk Elyana menyampaikan program studi dengan bidang Ilmu Kesehatan ini sangat baru bagi Universitas Ivet.

Dosen program studi tersebut juga masih butuh arahan dan bimbingan terutama dalam penyusunan kurikulum.

"Untuk itu kami mengundang Prof Taufiq dengan tujuan agar kurikulum yang di buat bisa sesuai dan terarah di bidang Ilmu Kesehatan," terangnya.

Pembahasan kurikulum prodi sains biomedis oleh Prof Dr dr H Taufiq R Nasihun
Pembahasan kurikulum prodi sains biomedis oleh Prof Dr dr H Taufiq R Nasihun (IST)

Dia berharap lulusan dari prodi tersebut bisa terarah sesuai dengan visi dan misi Universitas Ivet.

"Selain itu harapannya juga dengan sharing ini program studi tersebut bisa menjadi program studi unggulan dan bereputasi internasional,” jelasnya.

Penyusunan kurikulum ini membahas gambaran besar mengenai capaian pembelajaran, bahan kajian dan profil lulusan dari ketiga program studi tersebut.

“Pembuatan kurikulum harus diselaraskan dengan target dari apa yang ingin dicapai atau profil lulusan sehingga nanti akan terarah mau jadi apa nanti alumni dari program studi tersebut,” ungkap Prof Taufiq. 

Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono menyampaikan terima kasih yang sebesar–besarnya kepada Prof Taufiq yang sudah memberikan bimbingan dan arahan mengenai kurikulum untuk ketiga program studi bidang Ilmu Kesehatan ini.

"Harapannya dengan sharing ini membawa banyak manfaat dan juga ilmu baru dan nantinya penyusunan kurikulum dapat sesuai dengan harapan yang kita inginkan," jelas Prof Rustono. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved