Breaking News:

Berita Jateng

Kemenhub Sebut 3 Terminal Bus di Jawa Tengah Ini Akan Dikelola Swasta

Tiga terminal di Jateng yang ditawarkan pengelolaanya ke pengusaha swasta yakni Terminal Mangkang Semarang, Tirtonadi Solo, dan Bulupitu Purwokerto.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Situasi ruang tunggu penumpang sisi timur Terminal Tirtonadi Solo, Selasa (9/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengelola kurang lebih 118 terminal Tipe A se-Indonesia.

Di Jawa Tengah, akan ada beberapa terminal yang tidak hanya berfungsi naik turun penumpang, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup.

Nantinya, di terminal bisa dibangun hotel, mal, conventiom hall, dan sebagainya.

"Sekian terminal Tipe A, nantinya dikelola Kemenhub dan berbeda skema konsepnya.

Kalau konvensional berdiri sendiri.

Tidak hanya fungsi naik turun penumpang, tapi ada manfaat sosial, ekonomi, dan edukasi," jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Irjen pol Budi Setiyadi, Jumat (25/12/2020).

Meskipun demikian, untuk mewujudkan itu, pemerintah butuh kerja sama dengan pihak swasta lantaran biaya yang dileluarkan tidak lah sedikit.

Tiga unit terminal di Jateng yang ditawarkan pengelolaanya ke pengusaha swasta yakni Terminal Mangkang Semarang, Tirtonadi Solo, dan Bulupitu Purwokerto.

"Terminal boleh dikelola swasta. Operasinya, boleh swasta itu amanat Omnibus Law. Nantinya, di terminal ada ballroom, hotel, dan mal," jelas pria asli Banyumas ini.

Ia memberikan contoh Terminal Tirtonadi Solo yang diminati Hotel Indonesia (HIN). Sarinah juga tertarik untuk menggarap mal.

Bekerja sama dengan swasta untuk pengembangan terminal, kata dia, bisa diduplikasi pengelola terminal Tipe B dan C.

Keterlibatan swasta diakukan untuk semakin meningkatkan pelayanan transportasi darat.

Selain itu, juga dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional, dengan memberikan perhatian khusus pada aspek pembukaan lapangan kerja, serta mendorong usaha mikro, kecil, menengah dan besar untuk bangkit dan bergerak.

Dengan mengusung konsep new terminal new experience, hadirnya terminal modern ini dapat menciptakan peluang usaha baru, sehingga dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Menurutnya, Jateng merupakan tujuan atau origin pemberangkatan penumpang. Apalagi saat Natal dan Tahun baru ini, kata dia, sekitar 40 persen pergerakan aglomerasi dari wilayah Jabodetabek ke Jateng.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved