Breaking News:

Berita Agama

Syiah Trending Setelah Pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ini Janjinya

Dan pagi ini Syiah pun memuncaki trending twitter karena kontroversi tersebut

Editor: muslimah
tribunjateng.com/hermawan handaka
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut bertemu Ketua Jemaat GPIB Immanuel Semarang, Pdt Yorinawa Salawangi di Gereja Blenduk saat perayaan Misa, Kamis (24/12/20). Selain memastikan perayaan Misa berjalan dengan lancar di situasi pandemi , datangannya ke Semarang tidak lain untuk bersilaturahmi dan mengenalkan diri sebagai menteri agama yang baru. 

Syiah Trending Setelah Pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ini Janjinya

TRIBUNJATENG.COM - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terus menjadi sorotan sejak dilantik.

Terakhir pidato ucapan Selamat Hari Raya dan janji akan melindungi minoritas seperti Syiah dan Ahmadiyah yang oleh sebagian orang di Indonesia ditentang habis-habisan.

Dan pagi ini Syiah pun memuncaki trending twitter karena kontroversi tersebut.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut mengatakan, pemerintah akan mengafirmasi hak beragama warga Syiah dan Ahmadiyah di Indonesia.

Gus Yaqut tidak mau ada kelompok beragama minoritas yang terusir dari kampung halaman mereka karena perbedaan keyakinan.

"Mereka warga negara yang harus dilindungi," tegas Yaqut, dikutip dari Antara, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Sugi Nur Segera Disidang, Ini Kasus Dugaan Ujaran Kebencian yang Menjeratnya

Baca juga: Klasemen Liga Italia AC Milan Runtuhkan Asa Lazio, Juventus Anjlok Setelah Cicipi Kekalahan Pertama

Baca juga: Terekam CCTV Satpam Ini Sudah Lecehkan Bu Dokter Cantik Sejak di Lift, Dipaksa ke Lantai yang Kosong

Baca juga: Adik Valentino Rossi Pilih Ucapkan Selamat Natal Pakai Bahasa Indonesia, Ini Katanya

Gus Yaqut juga menegaskan, Kementerian Agama akan memfasilitasi dialog lebih intensif untuk menjembatani perbedaan yang ada.

"Perlu dialog lebih intensif untuk menjembatani perbedaan.
Kementerian Agama akan memfasilitasi," lanjut dia.

Pernyataan itu merespons permintaan Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra agar pemerintah mengafirmasi urusan minoritas.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved