Breaking News:

Berita Semarang

Deretan Kasus Pembuangan Bayi di Semarang Tahun 2020: Bayi Dibuang di Tempat Sampah Hingga Dikubur

Kasus pembuangan bayi yang dilakukan SA (20) di Batan Miroto 3, Miroto, Semarang Tengah, Kota Semarang, menambah deretan kasus serupa di Kota Semarang

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
IST
Proses penangkapan kepolisian terhadap pelaku pembuangan bayi di Kelurahan Miroto, Semarang Tengah, Kota Semarang, Senin (21/12/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus pembuangan bayi yang dilakukan SA (20) di Batan Miroto 3, Miroto, Semarang Tengah, Kota Semarang, menambah deretan kasus serupa di Kota Semarang.

Tercatat sepanjang tahun 2020, ada empat kasus kekerasan terhadap anak (bayi yang dibuang). 

Kasus tersebut terjadi di Kelurahan Cangkiran, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Senin, 20 Januari 2020 yakni bayi berjenis kelamin laki-laki ini dibuang oleh orang tak dikenal.

Kedua kasus pembuangan bayi laki-laki di Jalan Mr. Kusbiyono Kelurahan Patemon RT 1 RW 5 Kecamatan Gunungpati kota Semarang, Sabtu (4/7/2020).

Kemudian, orok bayi perempuan berusia 7 bulan ditemukan di lantai 3 bekas gedung Kampus STIE Anindya Guna Jalan Dr. Sutomo Kelurahan Petompon Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, Jumat (25/9/2020).

Orok tersebut dikuburkan dengan diberi kain kafan dan ditaburi bunga oleh orang tak dikenal. 

Terakhir, bayi laki-laki ditemukan di tempat sampah dalam kondisi meninggal di Batan Miroto 3, Miroto, Semarang Tengah, Kota Semarang, Senin (21/12/2020).

Dari sekian kejadian tersebut baru dua kasus yang terungkap. 

Masing-masing di Polsek Gunungpati, pihak kepolisian berhasil menyeret kedua orangtua bayi ke jeruji besi, Senin (20/7/2020). 

Selanjutnya, di Polsek Semarang Tengah dibantu Resmob Polrestabes Semarang menangkap ibu dari bayi tersebut, Rabu (23/12/2020). 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved