Breaking News:

Berita Jateng

86 Objek Wisata di Jawa Tengah Ditutup pada Libur Tahun Baru

Enam pemerintah kabupaten di Jawa Tengah menutup sejumlah tempat wisata pada libur Tahun Baru 2021 demi mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinoeng N Rachmadi. Tribun Jateng/ Hermawan Handaka 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Enam pemerintah kabupaten di Jawa Tengah menutup sejumlah tempat wisata pada libur Tahun Baru 2021 demi mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Destinasi wisata yang ditutup total terletak di Rembang (10 lokasi), Purworejo (27 lokasi), Wonogiri (17 lokasi), Kudus (17 lokasi), Jepara (9 lokasi), dan Demak (2 lokasi). Sementara, dua kabupaten lain yakni Klaten dan Pemalang menutup sebagian objek wisata.

Seperti diketahui, sejumlah tempat wisata pada musim libur sebelumnya dipadati pengunjung.

Tak bisa dihindari, kasus positif covid pun ditemukan di beberapa destinasi wisata, seperti yang pernah terjadi di Umbul Ponggok dan Umbul Pelem Klaten serta di Candi Borobudur.

"Ada delapan kabupaten/kota yang menutup total dan menutup sebagian destinasi wisatanya selama libur akhir tahun dan tahun baru.

Total ada 86 dari 690 daya tarik wisata di Jateng yang ditutup.

Kami mengapresiasi langkah itu," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinoeng N Rachmadi, dalam keterangan tertulis, Selasa (29/12/2020).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya yang dioptimalkan untuk menjaga agar tidak muncul klaster baru penularan Covid-19 di tempat-tempat wisata

Penutupan dilakukan terutama di objek wisata yang dikelola pemerintah daerah termasuk pemerintah desa.

Untuk yang dikelola swasta, Sinoeng berharap ada kesadaran dan kedisiplinan untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ia juga meminta masyarakat untuk melaporkan pihaknya jika menemukan tempat wisata yang bandel tidak menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya, tidak dilakukan pembatasan pengunjung, sarana prasarana tidak dipenuhi dan ketaatan protokol kesehatan diabaikan.

"Pasti akan kami tindaklanjuti dan dilakukan tindakan tegas berupa penutupan," tegasnya.(mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved