Breaking News:

Berita Kudus

Kapolda Jateng Cek Kesiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kudus

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi beserta rombongan, mengadakan monitoring di Pos Pengamanan (Pospam) Natal dan Tahun Baru di Kudus.

Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Kapolres Kudus, AKBP Aditya Surya Dharma memberikan tali asih kepada petugas pengamanan di Pos Pengamanan (Pospam) Natal dan Tahun Baru Ops Lilin Candi 2020 di Simpang Tujuh Kudus, Selasa (29/12/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi beserta rombongan, mengadakan monitoring di Pos Pengamanan (Pospam) Natal dan Tahun Baru Ops Lilin Candi 2020 di Simpang Tujuh Kudus, Selasa (29/12/2020) siang tadi. 

Kedatangan Kapolda Jateng beserta rombongan disambut Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma bersama Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jateng beserta rombongan mengecek sarana dan prasarana Pos Pengamanan Simpang Tujuh serta mengecek kesiapan dan kelengkapan anggota Pos Pam baik dari TNI-Polri serta instansi terkait yang terlibat dalam pengamanan.

Kapolda Jateng mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pengamanan tersebut. 

Di antaranya Polri, TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta Satpol PP.

Setelah melakukan monitoring dan pengecekan, rata-rata sudah baik dan siap. 

Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi sinergi semua pihak dalam pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. 

"Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bertugas tanpa kenal lelah memberikan pelayanan kesehatan dan pengamanan libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021," ucap Kapolda. 

Sebelum meninggalkan lokasi, Kapolda didampingi Kapolres Kudus dan Dandim 0722/Kudus memberikan tali asih untuk petugas Pos Pengamanan.

Sementara itu, Aditya Surya Dharma menambahkan, saat ini petugas gabungan fokus terhadap maklumat Kapolri dan surat edaran Plt Bupati Kudus terkait Prokes saat Natal dan Tahun Baru. 

Petugas akan menindak tegas sesuai hukum jika ada pelanggar.

"Kami akan melakukan tindakan tegas artinya sesuai dengan aturan yang berlaku, seperti pembubaran kerumunan, kemudian apabila ada penyalaan petasan dan kembang api akan kita berikan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku," jelasnya. (raf)

Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved