Breaking News:

Penanganan Corona

Lahan Pemakaman Pasien Covid-19 Penuh, Jenazah Dimakamkan Sistem Tumpang

Virus corona telah membuat kapasitas pemakaman pasien Covid-19 di Jakarta penuh. Akibatnya, jenazah tidak lagi dimakamkan di taman pemakaman umum

Editor: m nur huda
Warta Kota/Alex Suban
ILUSTRASI PEMAKAMAN - Petugas memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Selasa (8/9/2020). Setelah lebih dari enam bulan pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia, penularan virus corona masih terjadi di masyarakat dan bBerdasarkan data yang masuk hingga Selasa (8/9/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan 3.046 kasus baru sehingga, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 200.035 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Virus corona telah membuat kapasitas pemakaman pasien Covid-19 di Jakarta penuh.

Akibatnya, jenazah tidak lagi dimakamkan di taman pemakaman umum (TPU) khusus.

Sebelumnya pemakaman jenazah pasien Covid-19 hanya dilakukan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur dan TPU Tegal Alur, Jakarta Barat.

Baca juga: Antisipasi Terorisme di Solo, Polisi Aktifkan Jogo Tonggo, Ada yang Mencurigakan Segera Laporkan

Baca juga: Viral Warga Ngaku Dipaksa Rapid Test di Gerbang Tol Salatiga, Trans Marga Jateng: Hoax

Baca juga: Blusukan Sekitar Kantor Kemensos, Risma Temukan Pemulung Tinggal di Bawah Fly Over

Baca juga: 5 Kapal Asing Asal Malaysia & Vietnam Curi Ikan Ditenggelamkan, Lambung Diisi Pasir Lalu Dicor

Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Muhaemin mengatakan pemakaman kini tersebar di TPU umum.

"Kalau memang ada makam yang bisa ditumpang, bisa langsung. Dan sekarang jadi tersebar di seluruh wilayah lima wilayah kota (Provinsi DKI)," kata Muhaemin, Senin (28/12/2020).

Sistem tumpang makam jenazah pasien Covid-19 di satu liang anggota keluarga dipilih karena blok khusus pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon sudah habis.

Pun begitu pemakaman tetap mengikuti protokol Covid-19, petugas makam tetap mengenakan alat perlindungan diri (APD) sebagaimana di TPU khusus.

"Serta harus mendapati izin keluarga lebih dulu. Untuk TPU Pondok Ranggon sendiri sampai pekan lalu sudah 4.631 jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan," ujarnya.

Muhaemin pun menjabarkan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi keluarga sebelum memakamkan jenazah Covid-19 secara tumpang. Pertama, liang lahat harus berisi jenazah dari kalangan keluarga dalam satu Kepala Keluarga (KK).

"Hanya menggunakan sistem tumpang dengan jenazah keluarga sebelumnya yang sudah lebih dulu dimakamkan," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved