Breaking News:

Berita Kota Tegal

OJK Tegal Catat Ada Peningkatan Pengaduan Masyarakat

Pengaduan terbanyak terkait permasalahan keringanan atau restrukturisasi kredit

TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal, Ludy Arlianto. 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal mencatat, terjadi peningkatan pengaduan konsumen di masa pandemi virus corona atau Covid-19.

Pengaduan terbanyak terkait permasalahan keringanan atau restrukturisasi kredit.

Kepala OJK Tegal, Ludy Arlianto mengatakan, pihaknya menerima sebanyak 1.140 pengaduan konsumen sepanjang 2020.

Sekira 75 persen atau 766 pengaduan disampaikan melalui pesan singkat dan telepon.

Selain itu, peningkatan juga terjadi terhadap permintaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Pihaknya menerima sebanyak 1.859 permintaan.

Sekira 80 persen atau 1.407 permintaan disampaikan melalui layanan pesan singkat.

"Pengaduan konsumen didominasi oleh sektor perbankan sebanyak 69 persen, lembaga pembiayaan 22 persen, dan sisanya adalah LJK lain termasuk fintech," kata Ludy kepada tribunjateng.com, Selasa (29/12/2020).

Ludy mengatakan, peningkatan jumlah pengaduan konsumen ini memiliki arti positif.

Hal itu menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan fungsi OJK.

Ia mengatakan, pihaknya terus menerima pengaduan dari masyarakat.

Bisa dengan menghubungi telepon kantor 0283-322014 dan pesan singkat Whatsapp ke nomor 081353539255.

"Dalam waktu dekat OJK akan meluncurkan Aplikasi Portal Pengaduan Konsumen (APPK). Insyaallah mulai berlaku dan dapat digunakan awal Januari 2021," ungkapnya. (fba)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved