Breaking News:

Berita Pati

Tinjau Pospam Nataru, Kapolda Jateng Puji Terobosan Pemkab Pati dalam Mengisi Tahun Baru

Ia menegaskan, jika ditemukan kerumunan massa, Pemkab Patu sudah menentukan sanksinya

TribunJateng.com/Mazka Hauzan Naufal
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan masker dan penyanitasi tangan pada pengendara yang melintasi Pospam Nataru di Alun-Alun Pati, Selasa (29/12/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda Jawa Tengah meninjau Pos Pengamanan (Pospam) Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Alun-Alun Pati, Selasa (29/12/2020).

Pada kesempatan tersebut, ia juga didampingi Bupati Pati Haryanto, Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat, dan Dandim Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga membagikan masker dan penyanitasi tangan pada pengendara yang lewat.

"Kami sudah mengecek seluruh Pantura (jalur pantai utara) maupun selatan. Moril anggota terkait operasi lilin tetap semangat, selalu berada di jalanan. Pelaksanaan Natal, khususnya ibadah di gereja, semua telah melaksanakan protokol kesehatan. Tidak ada kasus menonjol," kata dia.

Menjelang pergantian tahun, lanjut Irjen Pol Ahmad Luthfi, pihaknya telah memberikan pengarahan pada para anggotanya.

"Di wilayah Polda Jateng tidak ada perayaan tahun baru (yang bersifat keramaian). Khususnya Kabupaten Pati, sudah ada edaran dari bupati terkait hal ini. Seluruh bupati dan walikota juga demikian. Sehingga diharapkan tidak ada klaster Covid-19 terkait tahun baru," papar dia.

Ia menambahkan, ada terobosan yang bagus dari Pemkab Pati terkait tahun baru, yang ia harapkan bisa dicontoh daerah lainnya.

Pemkab Pati mengisi momen malam tahun baru dengan ibadah dan doa bersama.

"Kegiatan ini mungkin bisa dicontoh daerah lain, mendidik masyarakat untuk mensyukuri tahun baru," ujar Ahmad Luthfi.

Ia menegaskan, jika ditemukan kerumunan massa, Pemkab Pati sudah menentukan sanksinya.

Sanksi tersebut yakni sanksi sosial, denda, dan pembubaran paksa. Sanksi untuk kerumunan massa ini sudah diatur dalam Perbup dan surat edaran bupati.

Terkait keamanan di perbatasan wilayah provinsi, Irjen Pol Ahmad Luthfi  menyebut, pihaknya sudah menyiapkan 16 rest area di jalan tol.

"Di setiap rest area sudah kami siapkan rapid test antigen. Akan diprioritaskan untuk masyarakat yang dari dan ke wilayah Jawa Tengah," kata dia.

Selain itu, di semua perbatasan, dilakukan sterilisasi untuk masyarakat yang masuk ke wilayah Jawa Tengah.

"Sesuai edaran gubernur, masuk wilayah Jateng harus memenuhi persyaratan tertentu, satu di antaranya surat keterangan rapid test antigen," tandas dia. (MZK)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved