Breaking News:

Berita Jepara

Hasil Rapid Test Antigen 2 Wisatawan Reaktif Corona, Batal Rayakan Tahun Baru di Karimunjawa

Dua wisatawan gagal menyeberang ke Karimunjawa karena hasil rapid diagnostic test (RDT) Antigen positif.

tribunjateng/mamdukh
KM Express Bahari di dermaga Pantai Kartini. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dua wisatawan gagal menyeberang ke Karimunjawa karena hasil rapid diagnostic test (RDT) Antigen positif.

Kewajiban wisatawan untuk melakukan RDT Antigen diprediksikan juga membuat jumlah kunjungan pada saat Tahun Baru 2021 merosot hingga 60 persen dibandingkan tahun lalu.

Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara, Suroto‎ menyampaikan, merosotnya kunjungan tersebut diprediksikan karena adanya kewajiban untuk melakukan rapid diagnostic test (RDT) Antigen.

"Semuanya wisatawan yang akan masuk ke Karimunjawa wajib melakukan Rapid Antigen‎," ujar Suroto, saat ditemui di Pelabuhan Penyeberangan Jepara, Rabu (30/12/2020).

Biaya untuk melaku‎kan RDT Antigen itu sebesar Rp 250 ribu per orang, sehingga membuat sejumlah wisatawan menunda perjalanannya.

Wisatawan juga bisa melakukan RDT Antigen dari klinik kesehatan dengan masa berlaku 3 x 24 jam.

"Karena biaya lumayan juga yang harus mereka bayar selain tiket kapalnya.

Memang ada sebagian yang memilih menunda, sebagian lagi ada yang tetap berangkat," ujar dia.

Kendati demikian, pihaknya ‎memastikan seluruh wisatawan yang akan menyeberang Karimunjawa hasil tesnya negatif.

Suroto bersama tim kesehatannya juga menemukan ada dua wisatawan yang gagal menyeb‎erang ke Karimunjawa karena hasil tesnya positif.

Halaman
1234
Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved